Ke esokan harinya mereka datang ketempat yang telah di janjikan pada jam 09.00 pagi , di depan cafe camello nampak renata sudah datang lebih awal tak lama kemudian berselang 5 menit adrian pun datang bersama taxi online yang telah dia pesan lalu mereka pun pergi ke catatan sipil untuk melangsungkan pernikahan.
Setibanya di sana, petugas catatan sipil tersebut menyambut mereka dan petugas tersebut pun bertanya
''ada yang bisa saya bantu tuan dan nona ??"
"kami mau mau mengajukan pernikahan hari ini" ucap adrian
"baiklah mari mendaftar terlebih dahulu sebelum sesi foto untuk buku nikah nya"
Cekrek....
Cekrek........
nampak mereka berdua sedang berfoto untuk buku nikahnya
Pernikahan yang sederhana itu pun selesai dan tanpa undangan dari tamu siapa pun, Lalu mereka berdua pun keluar dengan wajah yang bahagia sambil memandangi buku nikah nya.
"Misi selesasi cuma butuh waktu kurang dari 24 jam untuk menjadi istrinya" gumam renata dalam hati.
Lalu adrian yang berada di sampingnya nampak sedang membuka ponsel dan mengirimkan pesan pada seseorang
"Dengan kecepatan kilat carikan aku apartemen kecil aku lupa belum menyewa rumah,,cepatlah"
Terlihat renata memandangi adrian dan berkata :
"selanjutnya kita kemana ya?"
Ayo pergi ketempat kontrakan yang aku ceritakan itu"
"kenapa kamu membuka google maps??"
"apa kamu tidak tahu rumah mu sendiri???"
Tentu saja aku tahu " Ujar adrian
Adrian tanpa sengaja keceplosan
"Mau naik mobil yang mana??Yang seharga Rp.2,8 Miliar atau yang seharga Rp. 10 miliar??
"Hah serius kamu tanya seperti ini hahaha" renata sambil tersenyum dan tertawa kecil dan menjawab
"yang Rp 10 miliar deh".
Dengan panik adrian menggandeng tangan renata
Ayo kita pergi ke stasiun metro" ujar adrian
Bagaimana kalau naik mobil yang Rp. 2,8 Miliar?? aku berubah pikiran bisakah aku naik yang itu saja?? jangan bilang itu naik bus" jawab renata.
Tentu adrian tidak menanggapinya dan hanya diam sambil mereka naik taxi pergi ke stasiun metro untuk ke tempat kontrak an adrian"
Setibanya mereka di kontrakan "Adrian dengan wajah kaget" melihat para anak buahnya yang di membersihkan dan menata tempat kontrak an nya"
Ini rumah mu Adrian ?? tanya renata
Heem heem sambil batuk dia mengode kecil ke para anak buahnya ada anak buah yang memberinya hormat tetapi dengan respon cepat adrian langsung memberikan salaman "
"Kau pasti Yudi" adrian membisikan ke telinga anak buahnya
Sssttt diam saja
"ini udah larut malam waktunya pulang semuanya pulang lah"sambil mengusir halus dan para anak buahnya terheran heran
Haaa?? dengan nada panik salah satu anak buahnya
"Sudah lah beristirahatlah"
Terima Kasih atas keras kalian "
Si yudi " bajuku tertinggal di dalam.
Sambil melempar baju yudi adrian menjawab "Sstt Akan aku transfer uangnya nanti yud" lalu adrian menutup pintu rumahnya.
"Karena kita mendapatkan buku nikah pada hari ini ,,Jadi aku membeli perabotan rumah tangga untuk merayakannya" sini aku tunjukan kamar nya.
Lalu sambil berjalan dan menunjukan ruangan rumahnya Adrian berkata "Ruangan ini menghadap matahari jadi akan sangat indah menyaksikan matahari terbit jika di sini sambil menyaksikan nya setelah kamu bangun tidur".
Sambil menunjukan ruangan lain di belakangnya adrian " Lalu aku akan tidur di sini"
"Haaa?? Bukanya itu gudang ya ?? dengan wajah terkejut ( karena pintunya tidak terkunci renata melihat gudang tersebut)
lalu dengan wajah malu dan sedikit panik adrian menjawab '
'oh iya aku lupa hahaha' sambil tertawa .
"oh iya bukankah kamu izin cuti setengah hari kepada bosmu untuk ke pernikahan ini???kembalilah bekerja aku akan menempati kamar ini'' oh iya akan segera kumasakan makanan yang enak buat mu ketika kamu pulang nanti untuk merayakan pernikahan kita ini'' ucap renata dengan senyuman manisnya.
"Baiklah"
''Kalau begitu sana segera pergi dan sampai jumpa'' renata sambil mendorong adrian untuk segera berangkat lalu menutup pintu rumahnya.
Renata sekarang di dalam rumah sendirian dan menuju dapur lalu memegang pisau dapur dan ingin memasak tiba tiba ada telepon masuk di ponsel nya lalu renata mengangkat telepon tersebut.
''Halo"
"Dimana posisi mu sekarang?"
"aku sedang berada dirumah suamiku karena aku sudah menjadi istri sah nya sekarang"
''Ada misi baru yang mendadak '' , ada sekelompok geng yang di kirim keluarga Hartono ke tempat PT wijaya''
''Merpati putih kau harus menyelesaikan misi ini dalam waktu kurang dari 3 jam'' ujar atasanya.
Sambil memainkan pisau dan melemparkan pisaunya ke atas
''apa tujuan keluarga hartono menyewa geng tersebut untuk menyerang PT wijaya?? tanya renata kepada atasanya itu
''Hmm belum pasti mungkin persaingan bisnis antara keluarga orang kaya''
'' Okey akan aku selesaikan misi ini secepatnya ''
''Baiklah harap berhati hati Merpati putih jangan sepelekan geng tersebut karena geng ini yang terkenal kejam dan sadis di kota ini''
''iya aku megerti santai saja aku sudah sering menangani misi misi seperti ini'' jawab renata dengan tegas.
''Aku tunggu tugas mu selesai jangan sampai kamu meninggalkan jejak lalu laporkan ke organisasi ketika misimu sudah selesai'' jawab atasanya dan menutup teleponya.
Merpati putih adalah julukan atau kode seorang agen karena agen bersifat rahasia dan tidak boleh mengungkapkan identitasnya, hanya segelintir orang yang tau .bahwa renata valentine adalah seorang agen rahasia no satu di organisasi yang di takuti para mafia.
Terdapat penuh tanda tanya kenapa keluarga hartono mengincar Dirut PT. Wijaya . apakah ada rahasia yang di ketahui oleh dirut PT.Wijaya atau dia telah menyinggung keluarga hartono.
Selanjutnya renata pun mempersiapkan dan alat alatnya seperti pistol dan pisau kecil yang sudah dianggap mainanya dia mulai bersiap siap untk menjalankan misi ini lalu dengan mengenakan pakaian yang dia pakai layak nya agen pada umumnya dia berangkat menuju ke tempat parkir PT Wijaya siang itu juga.
Pukul 13.00 siang dia sudah tiba di tempat parkir PT wijaya yang berada di underground suasana nya nampak sangat sepi sekali dengan mengendap ngendap dan memerikasa lingkungan sekitarnya agen merpati putih ini mulai beraksi dia nampak berhati hati sekali karena takut akan ketahuan orang lain,, dan ternyata dia melihat nampak seorang laki laki karena gerak geriknya mencurigakan laki laki itu menggunakan topeng dan berpakaian hitam dia nampak mengendap ngendap di sekitar tempat parkir PT wijaya tersebut,,lalu renata sengaja mengikutinya dan dia juga menemukan petugas keamaanan PT wijaya yang sedang pingsan.
lalu renata menepuk bahu orang misterius tersebut
Plak !!!
renata menepuk bahu orang tersebut
"Hei Sedang apa kau di sini" sambil dia menodongkan pisau ke orang tersebut
Di waktu yang bersamaan di kantor adrian....