"Halo, Papi ... Ibel mau ketemu nenek Alex ya, Pi?" Mahisa memejamkan mata mendengar suara gadis kecil yang dirindukannya itu.
"Kamu mau ke Kanada? Jauh sekali, Sayang, kamu kenapa pengennya makin jauh dari papi sih?" tanya Mahisa gemas. Ia sudah tidak tahan ingin segera bertemu dengan Isabel.
"Please, Papi ... mau ke nenek," Isabel merajuk.
"He he he, boleh, Cantik. Papi siapkan kru pesawatnya. kamu kabarin papi kapan mau berangkat ya, Sayang," ujar Mahisa sambil terkekeh.
"Ibel sama Om Mayor Sinatra ya, Pi. Dia kan di Jepang mau pulang juga ke Kanada." Isabel meminta ijin.
"Mayor ada di Jepang? Dari kapan?" Mahisa mengerutkan keningnya.
"Hm ... mungkin sudah satu minggu," jawab Isabel.
"Hm ... papi tadinya mau minta tolong sama Mayor ...."
"Tidak usah, Papi." Isabel memoton