hei,lepaskan aku,mau di bawa kemana aku hah?,lepaskan ".naura berteriak ke beberapa lelaki kekar yang menangkap nya.
"nona ,jika anda ingin selamat ,tolong kerja sama nya ,ikut kami ,jangan berontak".sahut seorang lelaki yang paling garang di antara mereka.
naura terdiam ,jikapun melawan tenaganya tak akan cukup.lelaki kekar di hadapanya tak sendirian .
"ya tuhan aku merasak tidak pernah menyakiti siapapun dalam hidupku !".lirih naura dalam hati . ini akan sulit baginya mendapatkan celah untuk kabur .
beberapa waktu berlalu naura dibawa ke sebuah rumah megah bak istana.
"nona silaka turun !".
"tapi om,ini rumah siapa?".
"nona akan tahu setelah masuk".
"tapi om ,bisakah om memberitahuku dulu?".
"maaf nona tugas saya hanya membawa anda,silakan masuk".
"oke baiklah !".sahut naura pada akhirnya lelah bertanya .naura menghela nafas dalam dalam .pikiran buruk mulai menyelimuti kepalanya .
naura melangkah dengan rasa deg degan , naura terkesima dengan suasana istana yang sedang ia masuki,pernak pernik ,dekorasi dan lain lain dalam rumah itu sangat mewah.
naura menganga tampa sadar .pandanganya berhasil menyisir semua sudut ruangan yang baru ia masuki.
"selamat datang naura".sambut seorang kakek parubaya .naura terdiam mengenali wajah sanjaya.beberapa kali pernah bertemu setelah orang tuanya meninggal.sanjaya juga membiayai seluruh biaya pendidikan naura.
"kakek,ada apa memanggilku kemari seperti ini?".naura langsung bertanya tampa menunggu sanjaya basa basi
"duduklah ,kamu sudah besar sekarang!".
"kakek ,bicaralah pada intinya,aku bukan orang kaya seperti kakek yang bisa lama lama meninggalkan pekerja,an".
sanjaya mengangguk dan tersenyum ,"kamu sungguh tak sabaran ".sindir nya depan naura.
sanjaya memberi kode kepada pelayan agar meninggalkan mereka berdua.
"naura,sesuai janji saya kepada orang tua mu ,aku akan menikahkanmu dengan cucuku".sanjaya tampa basa basi lagi memberitahu naura. naura terkejut denga ucapan sanjaya.
"kakek menikah harus saling cinta ,anda tidak perlu memenuhi janji anda kepada orang tua saya karena saya menolaknya"
"naura ,kakek tidak bisa membatalkan perjanjian dengan orang yang sudah meninggal,bersiaplah untuk itu,mulai hari ini kamu akan tinggal di rumah kakek sampe kamu resmi jadi istri anggara".
"tapi kek,aku gak mau ,aku ga bisa hidup dengan orang yang ga aku cintai kek !".
"ga ada tapi tapian,kakek sudah mempersiapkan semuanya.kalian akan saling cinta di masa depan".sanjaya mematahkan penolakan naura.sekuat kuatnya naura menolak sanjaya akan memaksa dengan caranya sendiri.
"pelayan ,antar nona muda kalian ke kamarnya,layani dia dengan baik".perintah sanjaya tampa ekspresi.
naura mengigil ketakutan melihat perubahan sanjaya.naura pasrah melangkah masuk di iringi dua pelayan yang mengantarnya.
"nona ,menurutlah pada tuan agar nona aman,jika nona membutuhkan sesuatu nona bisa memanggilku atau yana ,kami selalu ada didepan pintu kamar nona".nasehat pelayan bernama amel.
naura yang merasa kedua pelayan ini pribadi yang baik hanya mengangguk .
"terima kasih,tapi bisakah kalian menemaniku tidur?".naura menarik tangal amel yang hendak keluar
"maaf nona kami hanya pelayan,tidak diijinkan tidur seranjang dengan majikan".tolak amel
"tapi aku takut tidur sendirian disini ".tukas naura lagi berharap salah satu pelayan itu mau tidur berdua denganya.
"nona rumah ini aman dari orang jahat,nona tidak perlu takut ,kami menjaga nona di depan pintu".