Zahra sedang menunggu Kelvin di salah satu cafe, kemarin mereka janjian bertemu di sini sekaligus Zahra mintra traktiran pada Kelvin karena lelaki itu baru saja mendapat gaji pertamanya. Kelvin juga sih yang mengatakan kepada Zahra kalau ia gajihan, Zahra bisa minta jajan apapun kepadanya. Tentu saja Zahra senang. Tidak hanya meminta jajan pada kakaknya, tetapi sekarang mendapatkan jajan dari Kelvin.
Sudah cukup lama Zahra menunggu Kelvin sampai akhirnya lelaki itu terlihat masuk ke dalam cafe, posisi duduknya memang terlihat jelas dari pintu masuk, tidak sulit untuk mencari keberadaannya. Namun senyumnya pudar saat mengetahui Kelvin tidak sendiri.
"Maaf ya, tadi agak sibuk pas mau jam istirahat," ucap Kelvin duduk di hadapan Zahra. "Oh iya kenalin ini Mayang teman di tempat kerja," lan