Felix berjalan pergi menuju ke kamarnya. Dia sudah tahu apa yang harus dilakukan. Tugasnya sekarang pergi membawa beberapa kode tadi. Dia segera melihat sandi itu. Ini bukan dalam dunia nyata lagi. Ini pasti sudah masuk dalam dunia hack. Mereka sengaja mengirimkan beberapa kode terpisah Hanya seorang yang bisa berpikir keras. Dan, ahli dalam meretas.
Langkah Felix terhenti saat dia melihat kamar Ema yang terbuka. Felix melirik sejenak ke dalam. Dia dengan penuh keraguan berjalan masuk ke dalam kamar Ema. Kedua mata itu fokus menatap wajah Ema saat tidur.
"Dia sudah tidur. Kenapa tidak menutup pintu." gerutu Felix. Kedua mata itu mengerut. Dia merasa ada yang beda dari Ema.
"Bentar! Ini wajah asli Ema?" ucap Felix. Dia segera mengeluarkan ponselnya. Dan, mengambil foto Ema segera tan