Luo sialan!
Hampir saja Bryan panik setelah mendengarnya mengatakan kalau kekasihnya kecelakaan, nyatanya bukan Markus yang kecelakaan. Tetapi Bryan masih agak panik meski Luo sudah meralat kata-katanya. Dari wajah teman detektifnya itu, Bryan melihat kesungguhan. Situasinya bisa jadi gawat. Bryan mengira keadaan Ren mengenaskan. Makanya, saat itu juga dia bersedia diajak Luo ke rumah sakit.
Di rumah sakit, di luar ruang periksa tidak terdapat satu orang pun. Walinya Ren ke mana? Apa mereka belum dapat kabar kalau anaknya kecelakaan? Padahal Bryan sudah was-was kalau kedatangannya sampai tidak diterima orang tua Ren. Tapi baguslah orang tua Ren tidak datang. Dia bisa sedikit lega karena tidak harus berhadapan dengan ayah-ibunya mantan kekasihnya itu.
Bryan dan Luo menunggu dokter yang s