Dr. Wren menceritakan hasil perbincangannya dengan Markus. Seperti yang dijanjikan Markus kemarin, Markus memang tidak punya kelainan apa pun. Di sini, Bryan merasa bersalah karena sudah tidak percaya pada kekasihnya. Dia juga berniat minta maaf saat mereka bertemu lagi nanti.
Masih menurut cerita Dr. Wren, Markus melakukan semua itu karena merasa diabaikan oleh Bryan. Makin hari perhatian yang diberikan Bryan padanya harus makin besar. Saat jauh dari Bryan, rindunya tidak tertahankan. Sedangkan Bryan sendiri tidak bisa ditelepon sesering awal hubungan mereka dulu. Markus juga merasa sakit hati, cemburu istilahnya, tiap kali Bryan menyebutkan nama orang asing di depannya. Markus tidak tahu kenapa dia menjadi seperti itu sejak menjadi kekasih Bryan, yang jelas dia terlalu posesif.
“Dia me