Malam hari nya di kediaman Arya Pradipta .
Tepat pukul delapan malam , Reece baru saja sampai rumah setelah seharian berada di kantor .
" Reece , kemarilah ! papah mau membicara kan seauatu kepada dirimu " Panggil Arya , pria berumur setengah abad itu kini duduk di sofa ruang keluarga menunggu putra nya datang.
Pria dengan jas yang sudah menggantung di atas lengan nya pun menoleh , raut wajah nya terlihat datar , tidak ada sedikit pun senyuman bahkan hanya untuk membalas senyuman ayah nya .
" Ada apa ?"Tanya Reece dingin .
" Begini ,papah tidak mau berbasa-basi ,jadi papah mau menolong perusahaan teman papah ! dan sebagai imbalan nya , atau katakan saja ucapan terimakasih , dia ingin memberikan putri nya untuk menikah kan nya bersama mu,"Jelas Arya kepada Reece.
" Menikah ? ayolah pah , aku belum mau menikah saat ini ! lagi pula aku tidak tau dia wanita seperti apa ," Kata Reece , pria itu tersenyum meledek ketika Arya menawar kan pernikahan dengan anak gadis teman nya .
" Reece ayolah , dia putri om Danu papah yakin kamu masih ingat dengan nya, da ini permintaan terakhir papah !" Arya sedikit memohon , tatapan kedua nya kini beradu pandang .
Arya yang menatap nya sendu , namun Reece hanya menatap nya tampan ekspresi namun penuh penekanan .
Reece langsung memejam kan mata nya bersamaan dengan hembusan nafas yang terdengar kasar .
" Terserah papah saja , tapi jangan salahkan aku kalau aku tidak bisa melakukan nya secara baik-baik!" Tegas Reece , lalu dia beranjak pergi , menuju kamar nya yang berada di dekat taman belakang.
"Hahhh...kapan kau akan berubah Reece ? semenjak kepergian ibu mu , lalu kembali di tingga kekasih mu . Kelakuan mu semakin tidak terarah ,"Dengus Arya prihatin dengan kepribadian Reece yang banyak berubah .
Sedang kan pria tampan bertubuh tinggi yang berada di kamar nya .
Kini tengah asik meminum segelas Wiski yang berada di tangan kanan nya .
Netra nya menatap kosong ke arah luar , entah apa yang membuat pria tampan itu menjadi sangat dingin dan arogan kepada orang lain setelah di tinggal menikah oleh Laura kekasih nya .
" Kau boleh menikah kan aku dengan siapa saja tuan Arya , satu hal saja yang perlu di ingat ! aku tidak akan memperlakukan mereka dengan baik , bahkan ketika wanita itu menjadi istriku , aku akan tetap bermain dengan para wanita seksi di luar sana " Reece pun menyerigai , raut wajah nya seketika berubah menakutkan seperti Iblis yang siap menjerumus kan target nya . " Sekali pun dia adalah anak om Danu , aku tidak peduli!".
" Wanita adalah mainan , maka akan tetap menjadi mainan sampai kapan pun " Jelas Reece lalu meneguk Wiski yang berada di tangan nya sampai tandas .
*******
Tok..
Tok..
Tok..
" Sam , apa ibu boleh masuk sayang ?!" Ketukan pintu dan suara Farah terus bersahutan di balik pintu kamar nya .
" Masuk aja bu , gak di kunci ko " Jelas Samantha .
Ceklek...
Pintu kamar nya terbuka , sosok ibu yang sangat ia cintai kini muncul , senyum hangat di bibir nya terpancar .
-Ceklek..
Pintu kamar Samantha kembali di tutup oleh Farah , lalu berjalan mendekat ke arah putri nya yang tengah berbaring .
" Kenapa belum tidur ? ini sudah pukul sembilan malam ,"Ucap nya pada Samantha .
Tampa menjawab pertanyaan sang ibu , Samantha lansung menghambur pada pelukan Farah.
" Bu , apa keputusan ayah sudah tidak bisa di ganggu- gugat?" Tanya Samantha dengan suara lirih , mata nya tidak berani menatap Farah hingga pandangan Samantha pun hanya tertunduk ke bawah .
" Ayah hanya ingin menyelamat kan perusahaan yang beliaw rintis dari nol , jadi ayah menerima tawaran om Arya untuk meminta mu menikah dengan putra nya " Jelas Farah .
"Om Arya juga kamu tahu sendiri , dia baik bukan ? maka anak nya pun akan sama seperti ayah nya ," Farah kembali menjelas kan , berusaha melunakan kekerasan dalam diri anak nya itu .
" Tapi aku takut bu , bagai mana kuliah ku ? bagai mana aku bisa jauh dari ibu ? bahkan ibu tahu aku manja sekali di umur ku yang sekarang sudah menginjak dua puluh tiga tahun ini ," Suara Samantha lirih.
" Ibu tahu bagai mana anak ibu , tapi melunaklah ! jangan sekeras ayah mu ," Kata Farah .
" Tapi aku tetap atas pendirian ku bu , aku tidak mau menikah dengar orang yang tidak aku cintai " Tegas Samantha .
( LIHATLAH , MEREKA BERDUA KERAS KEPALA SEKALI ! AYAH NYA TETAP INGIN MENJODOH KAN NYA , TAPI SAM TETAP AKAN MENOLAK NYA , SIFAT KERAS KEPALA SAMANTHA MEMANG BERAWAL DARI KAMU SUAMIKU ) Gumam Farah dalam hati .
" Sayang , terimalah perjodohan ini ! anggap saja kamu sedang berbalas budi atas apa yang pernah ayah mu berikan dulu hingga saat ini , selamat kan perusahaan kita nak , setidak nya jangan karena ayah , tapi karena ibu ," Farah terus meyakin kan putri nya.
( APA IBU BILANG ? BALAS BUDI ? HAHA AYOLAH ,BAHKAN AKU HARUS MEMBALAS APA YANG SUDAH MENJADI KE WAJIBAN MEREKA )Kata Samantha dalam hati , bibir nya tersenyum getir , merutuki nasib nya yang tragis .
" Baiklah , ibu yang meminta ku ! jadi aku akan melakukan nya semata-mata , untuk membalas setiap tetesan air s**u mu untuk ku"Sahut Samantha .
Farah pun tersenyum ketika Samantha menyetujui ke inginan Danu atas usulan syarat dari teman nya Arya, telapak tangan nya terus mengusap punggung Samantha tak lupa Farah pun memberi kecupan di pucuk kepala Sam .
" Gadis baik , ibu bangga mempunyai dirimu ! kamu mengalah atas keras kepala nya ayah mu demi ibu , ibu benar-benar mencintai mu"Jelas Farah pada Samantha .
Pelukan Samantha merenggang , kepala nya mendongkak menatap Farah yang kini jaga sedang menatap nya .
" Ibu tahu bukan , keras kepala ku itu dari siapa ?"Tanya Samantha sambil tersenyum .
" Jelas , ibu tahu sangat tahu ,kamu ini tidak hanya dari wajah , sifat nya pun kamu ambil " Jawab Farah , lalu kedua nya tersenyum .
" Baiklah , ibu akan memberi kabar bahagia ini pada ayah mu " Ujar Farar.
" Tidurlah ini sudah malam " Samantha pun mengangguk, lalu Farah menyelimuti tubuh putri nya ketika Sam mulai berbaring .
" Good night princess " Farah pun beranjak pergi dari kamar nya.
Wajah Samantha terus mengikuti Farah yang perlahan menghilang di balik pintu kamar nya .
" Aku kira ibu akan membujuk ayah , tapi aku salah ! ibu malam membujuku dan mendukung ayah " Lirih Samantha , mata nya kembali berkaca-kaca ketika merasa kan sesak di dalam d**a nya .
TBC????