Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Cenil Jowo
“Ayo kita bercerai!” Wanita cantik yang tampak sedang terbaring lemah itu bersuara tanpa memalingkan wajahnya kepada lawan bicaranya. Bahkan, jarum infus masih menancap di tangan putihnya. Air mata wanita itu tanpa mau kompromi untuk berhenti mengalir. “Sudah tidak ada lagi yang dapat aku pertahankan. Anak ku sudah tidak ada lagi. Jadi tidak ada alasan untuk aku mempertahankan pernikahan sialan ini! Sampai kapan kalian akan menyuruhku bertahan di dalam neraka itu? Apa menunggu aku jadi gila atau aku mati baru aku bisa bebas dari pernikahan toxic ini?” ucap Caca dengan suara yang terdengar bergetar. Di dalam ruang perawatan yang ditempati oleh Caca masih saja hening. Bahkan, lelaki sebagai lawan bicaranya tersebut tidak mampu untuk berkata-kata. Lidah Andra terasa kelu hanya untuk sekedar menjawab sepatah kata. “Mulai sekarang kamu bebas, Mas, dan cepat ceraikan aku. Biarkan aku hidup dengan tenang setelah ini,” ucap Caca kembali. ***Brinda Osha Atmaja terpaksa harus menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya yang bernama Affandra Bimantara Wijaya, karena demi menyelamatkan perusahaan papanya yang sedang mengalami masalah akibat kecurangan dari lawan bisnisnya. Di saat Caca sudah berusaha menjadi istri yang baik, Andra masih saja bersikap dingin, bahkan dengan tidak memikirkan perasaan Caca, lelaki itu memberikan perjanjian selama mereka menikah. Lelaki itu, bahkan melamar cinta pertamanya tepat di hadapan Caca. Akhirnya demi menyelamatkan hatinya ia pun memilih bercerai dan pergi menjauh untuk mengobati luka hatinya. Bagaimana dengan nasib rumah tangga mereka? Akankah takdir membawa Caca kepada Andra atau justru membawanya pada sosok yang baru?ic_default
Karena kamu suka Pernikahan, mungkin kamu suka ini juga:
Pernikahan