Di dalam mobil, Kerin merasakan canggung luar biasa. Tahu begitu ia menumpang di mobil Natan saja. Di sini, dia harus berada di tempat yang sama dengan Alfa.
Kerin tidak tahu kalau Alvo akan mengajak Alfa berangkat bersama. Alvo tidak memberitahu Kerin lebih dulu. Kerin merapatkan bibir. Jika saja ia pindah ke mobil yang lain, Kerin akan memilih jalan itu.
"Sepi banget," celetuk Alvo menoleh ke samping lalu di belakang.
Posisinya Kerin duduk di samping Alvo. Di belakang ada Alfa dan Yaras. Ya, kakaknya Deon, sekaligus Dokter yang menangani Alvo waktu kecelakaan kemarin.
"Kalian bisa ngobrol dengan santai," balas Yaras sambil tersenyum. "Jangan sungkan karena ada aku. Waktu di kafe, aku lihatnya kalian semua akrab."
Lagi-lagi Yaras menyindir Alfa. Padahal semalam mereka sudah baik