“ya, mama dan papa butuh dua puluh lima tahun untuk membuat kampung kecil ini menjadi kota yang indah. Mama punya ide dan dana, papa kuasa disini. Mereka memadukannya”
“suku lain tak ada dan dan tak ada yang punya ide cerdas seperti mamamu?”
“mmm, tapi mereka telah belajar banyak dari kota kecil ini, cara membangun ekonomi, dan memberi penghasilan pada anggota suku”
“koperasi yang dibentuk mamamu katanya sanggup menampung penghasilan sukumu”
“ya, hanya suku kami saja. Mama jadi operator saja yang membawa hasil bumi ke kota baik ke Wamena, timika, tembaga pura, monokowari, maupun jayapura pokoknya kemana pun”
“ia bekerja sama dengan para pemilik helly untuk menukar hasil bumi dengna kebutuhan lainnya, misalnya perhiasan, baju dan beras”
Tak bosan-bosannya lisna dan Mona bertanya dan M