Jati memasuki kelasnya. Ia tak ragu disebelahya ada agung teman akrabnya ketika dikelas tiga SMPM dulu. Mereka ketemu pas dikantin tadi, hanya saja agung lebih dulu berada disana dan betapa lelaki itu terkejut juga dengan kedatangan jati sehingga kantin menjadi tambah ramai ketika datang beberapa teman lainnya secara berurut-utut.
Pelajaran memang belum dimulai, apalagi hari itu adalah adalah hari pertama masuk sekolah. Paling masih belum ada jadwal tetap, mungin besoknya pelajaran baru akan dimulai.
“kau mau kucalonkan jadi ketua kelas jat?” tanya agung ketika mereka telah duduk dibangku paling belakang.
“ah, apa-apan kau ini. baru juga aku datang, bukan?”
“aku juga tahu itu tapi kau kan sudah tiga kali jadi ketua kelas”
“nggak bisa” elak jati tak mau tahu
“hanya calon, jat. Belum t