Pelajaran matematika dimulai tapi lelaki muda itu semakin tak b*******h utnuk mengikuti pelajaran. Apa yang sedang diterangkannya pun ia tak tahu. Pikirannya kalut, bayangan nia kembali merobek angannya. Hingga saat guru tua itu memanggil namanya, ia tak mendengar. Untung saja agung membangunkan dirinya dari lamunan meski membuatnya sangat terkejut.
“ada apa gung” tanya jati bingung.
“tuh, dipanggil kedepan”
Jati mencoba menguasai dirinya untuk beberapa saat. Ia melihat ke papan tulis ada beberapa soal matematika disana. Hanya saja ada satu yang nampak belum terselesaikan.
“membuat itu?” tanyanya kemudian dengan berbisik.
Agung mengangguk kecilnamun tatapannya begitu lekat menembus dasar matanya.
“bawa punyaku ini kalau kau belum membuatnya” ujar Agung kemudian sambil memindahkan pe