"Ada apa?" Katakanlah Michael yang sedang berkomunikasi dengan betanya melalui tautan yang hanya di minta mereka berdua.
"Maafsudah menggangu waktu kamu raja.namun saya rasa, hanya ratu yang bisa menanggani ini"
"Apa maksudmu?" katakan Michael lagi.
"Aku tidak bisa menyelesaikan, bisakah kamu dan ratu segera kemari?" katakanlah pria itu lagi.
“Oke” katakan Michael singkat lalu tanpa pamit pada orang yang menjadi lawan bicara Anne, Michael membawa anne pergi begitu saja.
"Ada apa Michael?" tanya Anne binggung kompilasi jika mereka sudah ada di lorong kerajaan mereka tanpa menggulung gelas yang mereka pegang sedari tadi di pesta.
“Aku juga tidak tahu” balas Michael tanpa menghentikan langkahnya
"Aku sudah di istana katakana kau di mana?" kata Michael lagi yang sedang memindlik betanya.
“Dikamar milik pangeran Darka” jawabnya sopan.
Tanpa menjawab pertanyaan Anne, Michael terus menuntun Anne untuk meminta kamar milik putranya. Ketika Anne dan Michael tiba, di sana sudah ada beta bernama Dimas, seorang tabib dan kedua yang lain.
"Ada apa ini?" tanya anne panik dan tidak sadar kembali Darka yang sedang berbaring dengan posisi meringkukuk layaknya anak bayi.
“Sepertinya pangeran gelap yang mengubah manusia yang disebut demam. Ini tidak terlalu parah namun pangeran tidak dapat memanggi ibunda ratunya ”jelas tabib yang sedikit membungkuk di hadapan Michael.
“Oghh anakku yang malang, kemarilah nak, biar mommy memelukmu” terang anne lalu iku berbaring di samping Darka.
Melihat keintesan antara ratu dan anak sepakat, tabib juga beta dipindahkan pandangannya terutama Dimas.Karena keluarga kecil milik raja sekaligus alfa mereka sudah lengkap, Baik dimas dan tabib memilih pamit dan membiarkan ratu mereka menjadi anak-anak yang dipilih.
"Anne, bukankah kau ingin berganti terlebih dahulu?"
"Ya ku rasa kamu benar. Tolong minta pelayan mengantarkan pakaian gantiku ke mari ”
"Kau akan tidur di sini?" tanya Michael
“Ya” jawab Anne sambil terus menggelus kepala Darka yang penuhi rambut yang tebal.
"Bagaimana denganku?"
“Kau bisa tidur di kamar sendiri” jelas Anne membuka pakaiannya dan hanya menyematkan pakaian dalam miliknya di hadapan suami juga anak-anak.
"Lalu bagaimana dengan kami?" tanya Chesty yang sedari tadi hanya jadi penonton bersama Bitter.
“kemarilah. Di tempatku, anak kembar biasanya memiliki kesehatan yang saling berhubungan dengan saudaranya” kata anne membuka kedua tangannya untuk menyambut Bitter dan Chesty.
Anne kini menyentuh kening Chesty dan tangan satunya malah menyentuh keningnya begitu pun yang di lakukannya pada Bitter.
“apa yang kau lakukan?”
“aku sedang menggecek suhu tubuh mereka. Mereka baik-baik saja tapi terserah kalian, kalian ingin ikut bersamaku dan Darka di sini atau tidur di kamar kalian masing-masing” jelas Anne.
Belum sempat Michael membalas ucapan Anne, beberapa pelayan datang membawa baju ganti tapi terlebih dahulu mereka membantu anne untuk mandi sebelum mereka meninggalkan kamar milik Darka.
Michael mau tidak mau harus mengalah namun ketika dia sedang merebahkan tubuhnya, pikirannya terus merutuk karena membiarkan Anne meninggalkan kamar tidur mereka.Bahkan wolf dalam diri Michael malah ikut mencemoh hingga darka muak lalu melangkah untuk mendatangi kamar yang di isi dengan istri dan ketiga anaknya.Darka berpikir jika Anne sudah tertidur tapi alangkah terkejutnya Michael ketika mendapati Anne sedang menyusui Darka.
“Anne apa yang kau lakukan?” bentak Michael hingga membuat Chesty dan bitter terbangun dari mimpi indahnya.
“kau memang selalu jadi penggangu. Kau membangunkan anak-anak” gerutu Anne tanpa menghentikan kegitannya.
“anna hentikan itu dan kau Darka menjauh dari mateku” Kata Michael menggeram menahan marah.
“tenanglah Michael. Di duniaku ini adalah hal yang alami dilakukan seorang ibu”
“membiarkan anaknya sendiri menjamah ibu kandungnya begitu?” kata Michael tanpa menggurangi intonasi suaranya.
“di duniaku, Asi adalah hal yang baik untuk bayi ….” bantah Anne lagi
“Dan anak-anak kita bukanlah bayi lagi” Potong Michael.
“ya, aku tidak sempat menyapihi mereka, jadi bisa saja itu yang membuat tubh mereka lemah. kamu sendiri yang menyatakan anak-anak kita adalah anak setengah werewolf dan aku hanya menyikapi mereka dengan caraku dan seperti ini caraku” putus anne.
“Kau gila Anne”
“Duniamu lebih gila Michael” bantah anne dengan sedikit meringgis karena Darka menghisap dadanya cukup kuat tanpa memperdulikan ayah dan ibundanya sedang beradu urat karena apa yang sedang dia lakukan.
“Anne …”
“Ibunda ratu” Kata Chesty
“Ya” jawab Anne dengan sedikit malu karena melupakan keberdaan Chesty dan Bitter sedangkan kedua anak itu malah menatap darka dengan pandangan yang tidak bisa Anne tebak.
“Aku juga ingin.Anda tidak boleh membedakan kami bertiga” jelas Chesty dengan nada merenggek.
“tunggu saudaramu selesai ya” kata anne masih malu-malu.
Mendengar itu, Bitter tidak berkata apa pun tapi dengan mudah menggubah posisi Darka yang hampir saja kembali tertidur. Darka hampir saja jatuh dari tempat tidur jika saja Michael tidak lebih siap menangkap tubuh Darka.
“anak-anak” Bentak Michael dengan suara yang menggema di ruangan itu tapi tidak seorang pun yang peduli.
Bitter sudah menyusu dengan nyaman, Chesty sedang menangis karena gilirannya di sabotase oleh Bitter, Darka yang sudah tidur nyenyak walaupun tubuhnya tidak berhenti menggeluarkan keringat, sedangkan anne sibuk menenangkan Chesty. Di perlakukan seperti itu, Michael di buat sangat marah namun tidak bisa berbuat apapun.
Dengan sangat terpaksa, Michael meninggalkan ruangan itu lalu melangkah ingin kembali ke kamar namun batinnya bersorak ingin meluapkan amarahnya untuk disalurkan. Meski menggunakan pakaian tidur, tidak menghalangi Michael untuk mendatangi penjarah bawah tanah dimana para penghianat juga wolf yang di anggap bersalah di kurung di dalam sana.
Beberapa sosok penghianat kini telah berada di hapan Michael dengan kondisi tangan tergantung di udara dan terdapat rantai yang membuat mereka dengan sangat terpaksa harus berdiri.Werewolf adalah maklu gaib yang abadi jadi walaupun sedangterluka, tubuh mereka bisa memulih dengan cepat kecuali yang menyentuh kulit mereka adalah benda perak.
Michael tersenyum miring mendapati sebuah tombak terbuat dari perak tidak jauh dari posisi Michael sekarang ini. Dengan gerakan Anggun, Michael mendekati api yang menjadi penerang ruangan itu. Terlebih dahulu Michael membiarkan kobarana api semakin besar lalu mendekatkan tombak tersebut pada api. Michael membiarkan tombak itu terbakar cukup lama lama setelah merasa cukup Michael menggambil tombak dan tanpa ancang-ancang, menusukkan tombak tersebut ke pusat inti pria yang sudah terkujur lemah.
Pria itu menjerit sangat keras bahkan berharap kematiannya akan datang sebentar lagi tapi itu tidak juga terjadi. Setelah memutar tombak itu agar menghancurkan pusat inti si pria, Michael membakar tombak lain secara bersamaan.
Sama seperti tombak pertama, tombak itu sidah menancap ke tiga pria yang sudah menjerit tidak karuan apa lagi beberapa anak buah Michael juga sedang mencambuki tubuh mereka dengan tertawa terbahak tapi Michael menyisihkan satu pria disana.
Michael tidak menyakiti sosok itu bahkan Michael menggelus wajahnya lembut dengan senyuman yang dibuat sedemikian sangat tulus dan tanpa Michael sadari, itu menambah ketampanannya namun bukan hal itu yang di tangkap oleh calon korban Michael sekarang ini, melainkan siksaan lebih menyakitkan di banding empat sosok yang berada tidak jauh dari tubuhnya kini.
“kau cukup tampan, dan kau baru saja menemukan matemu benar?” tebak Michael.
“lihatlah” ujar Michael lagi tanpa menghilangkan senyuman dari wajahnya lalu beberapa orang mendekat dan salah seorang dari mereka adalah mate dari pria itu. Pria itu menjerit meminta agar mereka membebaskan wanita tersebut tapi Michael menodongkan tombak yang sudah dibakar pada wanita lemah di hadapannya.
“jangan, saya memohon belas kasih anda alfa, mohon maafkan saya. Mate saya sedang menggandung bayi kami, saya mohon maafkan saya” jerit pria itu lagi dengan derai air mata yang tiada henti mengalir.
“kabar yang bagus, aku bisa menghabiskan keturunanmu sekaligus” kata Michael lalu terbahak keras.
“tolong raja tolong saya memohon atas nama anak saya, biarkan mate saya melahirkan anak kami saya mohon” pintanya lagi dengan harapan sekaligus nada lirih untuk menyentuh hati sang raja namun Michael tidak terpengaruh sama sekali.
Michael memerintahkan prajurit untuk menutup bibir pria itu sedangkan kepalanya di paksa menghadap kearah Michael agar pria itu bisa menyaksikan dengan jelas bagaimana Michael menyakiti wanita tersebut. Michael baru saja mengangkat tombang ke udara dan akan bersiap menghunuskan tombak ke perut wanita tersebut yang sedang membesar.
Hampir saja Michael menusukkan tombak itu tetapi gerakan itu seketika menjadi tidak jadi Michael lakukan jika saja dia tidak mendengar dan mencium aroma tubuh Anne yang semakin mendekat dari posisinya.
Jika tidak menggingat bahwa Anne membenci darah dan akan pingsan melihat darah, mungkin Michael akan mengajak Anne bergabung dengannya namun menyadari lokasi saat ini adalah sesuatu hal anne benci, Michael segela melemparkan bajunya yang penuh lumuran darah lalu meninggalkan tempat itu agar bisa menemui anne.
sebelum melangkah untuk meninggalkan tempat itu, Michael sempat memerintahkan prajurit untuk membawa wanita hamil itu. Ketika di tikungan, Michael dan anne akhirnya bertemu namun bukannya merasa senang, anne malah sangat syok menatap wanita hamil yang sedang di kawal oleh dua prajurit.
“kau bezina dan wanita ini langsung hamil anakmu?” tuding Anne dengan wajah terluka.
“bodoh” umpat Michael dengan wajah datarnya bahkan kemarahannya pun belum juga sirna
“ku harap kau tidak menghianatiku Michael” jelas anne dengan nada lirih dan mata yang sudah berkaca-kaca karena pikirannya sudah membayangkan hal yang paling buruk.
“ucapanmu selalu tidak masuk akal” kata Michael meremehkan “kenapa kau mencariku” kata Michael dingin.
“aku lelah tapi aku tidak bisa tidur tanpa memelukmu” renggek Anne dengan lirih.
“cih” decih Michael lalu menggalihkan pandangan.
“prajurit” Panggil Anne pada salah satu prajurit yang memegang wanita hamil. “suamiku tidak ingin menemaniku tidur. Maukah kau menemani dan memelukku tidur malamini” sambung Anne dengan manja.
Prajurit yang ditanya i seperti itu menjadi ketar-ketir karena ketakutan sedangkan Michael malah semakin marah dan hampir saya membunuh prajurit itu jika saja anne tidak menghalang dan memeluknya erat. Kali ini anne berkata
“Ayo tidur bersama anak-anak kita. Besok adalah hari panjang” kata anne lalu menyeret tubuh Michael untuk pergi dari tempat itu.