Suasana pagi ini tidak bisa dikatakan damai dan tidak bisa dikatakan buruk karena Michael enggan menatap Anne. Sepangjang hari ini, ketiga anaknya terus melakukan sesuatu yang menyita perhatiannya hingga dia lupa keberadaan Michael.
hingga malam kembali datang, Anne tidak kunjung ada kesempatan untuk berbicara dengan Michael. Entah kenapa hari ini wajah Michael yang menakutkan malah terlihat sangat menakutkan. Michael hanya pulang berganti pakaian setelah itu memberikan tatapan mengintimidasi pada Anne tanpa menggucapkan apa pun lalu pergi kembali setelahnya.
Bagi Anne, Michael adalah tipe pria yang menyebalkan dan misterius apa lagi, semenjak kepergiannya, Michael tidak kunjung kembali padahal jarum jam sudah menunjukkan pukul 03 pagi. Matahari sudah mengguasai langit cerah namun Michael tidak kunjung mendatangi kamar dan membuat Anne tertidur dengan perasaan gelisah karena terus mencari keberadaan Michael.
Sehari, dua hari hingga seminggu, batang hidung Michael tidak kunjung nampak. awalnya anne merasa tidak ada masalah namun kian lama, anne menjadi marah karena Michael seolah meninggalkannya tapi tetap membiarkan dirinya terjebak di dunia yang bukan dunianya.
Anne tidak tahu alasan Michael tidak kunjung kembali ke istana dan menemuinya. anak-anak tidak mengatakan keberadaan pria itu, begitu pun dengan semua pelayan atau prajurit yang ada di istana ini. Setiap Anne membahas Michael, mereka akan menjawab tidak tahu tapi yakin jika mereka semua sedang membohonggi padanya, tetapi karena tidak memiliki bukti, anne memilih diam dan dengan sabar menunggu.
Sebulan berlalu, dua bulan hingga setahun setelahnya, semua berlalu tanpa kehadiran Michael di samping Anne tapi alangkah terkejutnya Anne ketika pria itu tiba-tiba datang dengan kondisi terluka. tubuhnya tidak lagi terlihat sesegar biasanya yang Anne ingat. Jangankan menampakkan wajah dan wibayanya, untuk berdiri pun pria itu tidak sanggup.
Beberapa perajurit yang menjadi sosok kepercayaan Michael membopong Michael untuk mendekati kamarnya bersama anne namun baru juga menaiki tangga ke sepuluh, tiba-tiba Michael terbatuk hingga menggeluarkan darah.
nafasnya terputus-putus, luka ditubuh yang biasanya akan tertutup dengan sendirinya kini tidak berhenti dialiri darah sedari tadi. Awalnya Anne merasa baik-baik saja tapi ketika dia memeluk Michael dengan air mata yang membasahi wajahnya, tattoo yang ada di sekujur bahu, dan kepalaku menggeluarkan cahaya terang dan tiba-tiba terasa sangat panas dan siap membunuh Anne.
Yang Anne lihat kini adalah kegelapan bahkan sangat gelap. Biarpun dirinya mendengar suara aungan, dan suara makian, tangisan di sekitarnya, dia tidak bisa menemukan sumber suara itu. Dengan rasa putus asa, Anne tetap berjalan di tiba-tiba aku seolah melihat Michael yang baru saja terbangun dari tidurnya, tersenyum lebar pada sosok yang membelakangginya
Bukan sekali dan dua kali Anne melihat seluruh tubuh Michael tidak berbusana bahkan hal itu wajar jika mereka sedang bersenggama namun kini Michael tidak melakukan kegiatan itu dengannya melainkan sosok yang dengan aktif membelai tubuh Michael untuk merayu dan sialnya Michael merespon sentuhan wanita itu.
Mereka bergelut, beberapa kali berputar. Awalnya Michael yang mengguasai permainan namun wanita itu tidak mau kalah. Pelan namun pasti wanita itu juga tidak memiliki sehelai benangpun yang menutupi pusat intinya.
Melihat itu di depan mata, anne tak mampu bersuara. Di sela-sela kegiatannya, Michael menyadari kehadiran Anne namun Michael memilih tersenyum miring kearah Matenya lalu dengan segali sentakan, dia menyatukan bagian intimnya dengan wanita yang menjual Anne dan biasa Anne panggil dengan sapaan kakak.
Mereka masih menikmati permainan, mereka yang awalnya berhadapan dengan posisi Wanita itu di atas tubuh Michael layaknya sedang mengunggangi kuda, wanita it uterus bergerak dengan ritme yang tifak beraturan.
Suara desahan mereka membuatku menjerit memohon menghentikan permainan mereka itu karena tanpa mereka sadari, mereka sudah layaknya meremukkan seluruh jiwa raga, tulang-belulang yang ada di tubuhku.
Mereka berdua mendengar suara anne yang memohon agar semua itu di hentikan, bukannya menuruti keinginan sang istri dan mate, Michael malah menggubah posisi wanita itu agar menjadi doggy style hingga tidak hanya Michael yang melemparkan senyum miring tetapi wanita itu juga melakukan hal sama.
Di sela-sela kenikmatan mereka, mereka masih sempat-sempatnya tertawa menggejek pada Anne. Anne yang sudah tidak sanggup melihat Michael menyakitinya dengan sadar, dia membalikkan tubunya dan berniat akan pergi dari tempat itu dan tidak lupa menutup kudua kupingnya dengan kedua tangan.
Semakin anne mencari jalan keluar dari tempat itu, nyatanya Dirinya malah seolah sedang berputar-putar di tempat itu, Anne sudah berusaha sekuat tenagannya namun yang dia dapatkan hanyalah dan rasa lelah yang tidak terhingga.
kelelahan dan tidak bisa pergi jauh, mata Anne kembali menatap mereka yang kembali berganti posisi. Suara desahan mereka masih saja terus menggangu pendengaran anne. melihat Anne terus berusaha menutupi telinganya, Michael tebahak keras sedangkan wanita itu terus mendesah karena dorongan dari Michael yang sengaja di percepat hingga raungan kenikmatan itu semakin keras di telingga Anne.
Kini aku terduduk di lantai dengan menyembunyikan kepala namun ukuran tubuh Michael yang awalnya wajahr seperti biasanya seketika berubah menjadi sangat bahkan sangat besar layaknya raksasa. Hanya sosok Michael yang kini terlihat sedangkan sosok wanita itu entah sudah lenyap kemana.
Yang membuat Anne semakin syok adalah, Michael ternyata sudah menggunakan seluruh pakaian kebesaran layaknya akan menghadiri acara resmi lengkap dengan mahkotanya tapi bukan itu yang menjadi pusat perhatian Anne melainkan Michael menggulurkan tangan untuk mencekik dan mengangkat tubuh Anne dengan tangan kanannya hingga Anne layaknya tergantung dengan leher yang di cekik.
Tangan kanan Michael di gunakan untuk mencekik wanita di hapannya, sedangkan tangan Kiri di gunakan untuk mengambil besi yang sudah di panaskan begitu lama di api yang tiba-tiba ada di sampingnya. Anne melotot bahkan seolah matanya sebentar lagi akan melompat dari tempatnya karena melihat benda itu semakin di dekatkan padanya.
Anne meronta-ronta dengan sekuat tenaga namun dengan mudahnya Michael menghempaskan tubuh wanita itu hingga Anne terbaring di lantai sambil terbatuk-batuk. Awalnya semua baik-baik saja tapi tiba-tiba anne terbatu dan beberapa gumpalan darah keluar dari mulutnya.
Selain luka di tangan, kepala dan kakinya, anne masih bisa berusaha untuk kabur walaupun pandangannya sedikit buram karena darah yang menetes menjatuhi wajah selain itu rasa sakit akibat perlakuan Michael membuat anne susah untuk berpikir jalan keluar agar menghindari Michael yang menatapnya dengan penuh kebencian dan aura ingin membunuh.
Melihat Anne masih bisa beranafas bebas dan tetap berusaha hidup dengan terus mengatur nafas secara teratur dan tetap berbaring, nyatanya Michael tidak juga puas. di tempat itu, sekali lagi michael melempari Anne dengan brutal, hingga Anne hanya terbaring dengan pasrah.
Michael bukannya memberiku belas kasih. Dirinya malah mendekati besi panas tersebut lalu sekali lagi senyum devil itu terlihat semakin lebar saja. Michael mengambili besi itu dengan tangan kanannya, dia menekan pipi Anne, sedangkan tangan kirinya bergerak untuk memasukkan besi panas tersebut dalam mulut sang wanita dengan cara paksa.
Anne meronta-ronta karena kesakitan. Tidak cukup di sana karena kini, wanita yang menjadi pasangan Zina Michael datang dengan pakaian pengantin namun dirinya tidak sendiri dan tangannya tidak kosong. Dia membawa sebuah botol dengan aroma sangat familiar namun tidak menyenggat.
Seketika, tanpa aba-aba, wanita itu membuka tutup botol lalu Cairan dengan berbau khas kini sudah di tumpahkan di seluruh tubuh Anne. Senyuman lebar Michael kini sudah menular pada semua yang ada di hadpaan Anne.
Salah satu sosok yang datang dengan wanita yang telah bergelut dengan Michael kini menunjukkan sebuak korek gas yang di main-mainkan beberapa kali. Pria itu, awalnya mematikan lalu api kecil terlihat dari wadah yang terbuka itu.
Pria itu melakukannya beberapa kali namun di hitungan ke lima, pria itu melemparkan korek apinya yang sedang menyala pada posisi anne yang terlihat sangat lucu di hadapan mereka. Menyadari jika dirinya akan di bakar hidup-hidup, Anne mencoba menghindar dengan cara merangkak menjauh dari mereka.
cairan yang jatuh ke lantai dan sukses membasahi tubuh Anne. Cairan itu, menjadi alasan api berkobar semakin besar. Anne menjerit, menanggis, memohon ampun, putus asa dan mengharapkan pertolongan, mendapat belas kasih dari mereka yang menyaksikanku berlari kesana kemari dengan tubuh yang terbakar, teiakan semakin keras saja namun bukannya api yang membakar tubuhku mereda, malah kian semakin besar karena beberapa orang dari lantai atas, kembali menyirami wanita itu dengan zat yang mudah terbakar.
Semuanya terasa sangat-sangat menyakitkan dan nampak nyata namun ketika Anne berhasil keluar dari kegelapan itu, Dirinya melihat tubuh besar milih Michael sedang dikangkanggi tubuh kecil miliknya dengan pakaian yang masih tertutup sempurna. Selain ada Michael juga ada Darka yang memegang tangan kanan, Bitter memgang tangan di sebelah kiri dan Chesti memegang kedua kakiku.
Tubuh mereka berempat berkeringat dengan sangat banyak nyatanya bukan mereka saja, semua yang mendengar dan melihat kejadian itu di buat tegang. setelah memastikan Anne tenang, Michael tanpa bersuara memilih membaringkan tubuhnya menyamping dan membiarkan tabib menggoleskan beberapa ramuan yang sangat bau di luka Michael.
Ramuan itu sangat menyengat penciuman namun nampaknya semua sosok yang ada di tempat itu sudah terbiasa tapi tidak dengan Anne, Anne bahkan harus menahan nafasnya cukup lama lalu berlari ke kamar mandi untuk menghindar.
Di dalam Kamar mandi, anne membersihkan tubuhnya hingga kembali tercium aroma yang sangat wangi dan di sukai oleh Michael juga ketiga anak-anaknya. Ketika Anne selesai berpakaian, lalu mendekat ke tempat tidur,dilihatnya luka Michael kembali di balut karena tadi kembali menggeluarkan darah yang cukup banyak.
Dalam diam, anne mebaringkan tubuhnya di samping Michael yang tetap tenang walaupun nafasnya tidak terlalu teratur. Dalam sepi, Anne memperhatikan langit-langit kamar dan kembali memikirkan mimpi atau anne anggap sebagai pirasat yang esok atau kelak akan terjadi.
“apa yang terjadi?” tanyaku pada diri sendiri “apa aku bermimpi?” tanayku lagi.
“kalo memang hanya mimpi, kenapa rasa sakit di sekujur tubuhku nampak naya?” tanayku lagi dengan sejuta tanya di hati namun tidak bisa ku lontarkan lewat bibirku. Sedang larut dalam lamunanku, tiba-tiba Chesty menyela dan berakata
“kau sangat merepotkan bahkan pelayan yang ada di sini lebih hebat di banding kau” ejeknya dengan wajah mencemoh namun bukannya pergi, Chesty malah berbaring di sampingku dan mencari posisinya nyaman untuk terlelap.
“apa yang terjadi”
“kau kesetanan” balas bitter padaku padahal aku sedang bertanya pada darka yang sedang berbut tempat dengan bitter di samping Chesty.
Semua anak-anak Anne memang seperti itu, mulut kasar mereka seolah menyatakan mereka tidak terkalahkan tapi biar bagaimana pun, masih ada sisi manusia yang mengalir ketiga anak yang anne lahirkan. Bitter bahkan barus menarik rambut darda dengan sangat keras agar tidak kalah sedangkan daka malah menendang Bitter Hingga bitter terjatuh terduduk dari tempat tidur.