Mentari belum muncul, masih terlalu pagi namun kegiatan ospek itu telah dimulai. Lapangan kampus telah dipenuhi anak-anak yang baru masuk dan mulai mendapat perpeloncoan dari senior mereka yang in action.
Disebuah sudut lapangan, seseorang maba yang datang agak terlambat sedang mendapatkan sarapan pagi, alias kemarahan sang senior yang menggunakan kesempatan itu untuk sedikit cuap-cuap.
“hei kamu..!” panggilnya dengan suara cukup keras.
“ya senior” jawabnya dengan nada pelan dan ada ketakutan di dalamnya.
“ke sini” perintah lelaki itu dengan sangar dan galak.
“siap Senior” jawab wanita manis dengan perasaan agak takut.
“siap tegak hormat” perintahnya layaknya komandan perang pada ajudan.
“….” Gadis manis itu tidak menjawab kali ini, wanita memilih diam dan menggikuti perintah.
terl