Dua ART pamit hendak berbelanja sesuatu ke kota. Sekarang Anne hanya sendiri berada dirumah besar milik keluarga pak samanta. Untuk sekedar mengusir keisengan hatinya, ia berjalan melihat-lihat semua kamar dan mengontrol semua jendela.
Ternyata firasat yang membisikkan akan tiba suatu bencana belum juga memperlihatkan tanda-tanda kekhawatirannya.
Hujan lebat memang turun, tetapi hanya itu saja yang terjadi. Setelah kini tidak ada seorang pun yang melihatnyam anne menghapus make up dari wajahnya. Dengan demikian, kulitnya pun terasa nyaman.
Kemudian ia membunyikan radio, mencari musik yang disenanginya dan bersantai sambil membaca sebuah novel roman. Bosan dengan semua itum anne mengalihkan perhatian keluar. Hujan lebat yang menimpa tanah perkebunan memang cukup indah untuk dipandang.
K