Waktu sudah menjelang pagi namun keberadaan Rion masih belum diketahui, bahkan semalaman April sama sekali tidak tidur dan kondisinya juga semakin memprihatinkan, Januari beberapa kali berusaha membujuk April makan dan juga beristirahat tapi April menolak.
Atika merasa sedih melihat wanita yang dia anggap kakanya itu terlihat kacau, dia juga khawatir dengan kondisi Rion yang keberadaanya entah dimana, meskipun anak itu kadang membuat Atika kesal tapi Rion adalah anak yang lucu dan juga pintar.
"Bagaimana apakah sudaha ada perkembangan?" Januari terus memantau anak buahnya yang sampai sekarang masih belum menemukan titik keberadaan sang anak.
"Pak kami menemukan dua titik, namun sepertinya penculik itu ingin mengelabuhi kita sehingga mobil yang membawa tuan muda kemarin terdapat di dua t