Rutinitas pagi ini sedikit berbeda karena ke hadiran Januari yang membuat rumah sedikit ramai oleh celotehan ayah dan anak itu.
"Rion sayang, cepet mandinya nanti ke siangan loh pergi kesekolah nya" Teriak April di arah dapur, pasalnya ayah dan anak itu kini sedang mandi bersama, awalnya April menolak karena kondisi Januari belum sembuh sepenuhnya, namun laki-laki itu terus ngotot untuk ikut mandi bersama sang anak.
April menata menu sarapan pagi di atas meja, pagi tadi dia mendapatkan kabar dari Atika jika keadaan adiknya sudah membaik, bahkan hanya luka ringan April merasa lega karena bagaimanapun Atika kini telah dia anggap sebagai adiknya.
Dan yang sedikit mengejutkan adalah ketika menelpon Atika tadi terdengar suara Dewa, dan benar saja sepupunya itu tengah di jakarta dan menginap