episode 2
setelah malam itu kita makin sering chat mesra dan membahas yang berhubungan dengan s*x, setelah beberapa hari aku janjian lagi ketemuan sama dia dirumahnya, seperti biasa aku lewat kebun belakang rumahnya, lalu masuk ke rumahnya lewat pintu belakang. dia sudah memakai pakaian andalan yaitu daster langsung saja kita masuk ke kamar bermesraan sambil sange bareng.
kita berdua sama sama t*******g lalu mau berhubungan intim, eh tiba tiba ada tetangganya datang dan duduk di teras rumahnya sambil ngobrol" dan jaraknya cuma dua meter aja dari kamarnya, untung kaca jendelanya gelap jadi gak sampai ketahuan, akhirnya aku panik keringat keluar karena saking takutnya perlahan lahan aku pergi ke dapur supaya mudah kalau kabur, dia nyusul ke dapur sambil bilang udah gak papa ayo kita main di dapur aja, mungkin dia sange berat tapi aku tetep gugup dan akhirnya aku gak berani untuk berhubungan badan sama dia saat itu.
selang beberapa hari aku datang lagi ke rumahnya, rupanya dia udah nyiapin sofa di ruang tengah biar lebih aman kalau kalau mau b******a katanya, tanpa basa basi dia langsung buka celananya lalu aku suruh hisap si joni dulu biar enak,eh ternyata dia masih belum lihai kalau urusan hisap burung,katanya gak pernah mau di suruh hisap punya suaminya, sampai mau muntah dia, akhirnya aku paksa dia untuk belajar, setelah itu kita b******a dia nungging langsung ku masukin joni ku dan terasa hangat enak gimana gitu.
capek nungging aku di suruh duduk di sofa di yang di atas sambil menggoyang si joni ku, dia sangat menikmati sekali karena dia jarang b******a, setelah puas dia meluk aku erat" seakan akan gak mau pisah denganku. setelah selesai berhubungan aku pamit pulang sama dia sambil bisikin aku jangan tinggalin aku ya padahal dia sudah punya suami, karena joni ku besar buat dia keenakan.
beberapa hari kemudian dia ngajakin b******a lagi, yah mau gimana lagi udah terlanjur enak akhirnya aku datang lagi kerumahnya sore sore biar gak panas, singkat cerita waktu kita berdua selesai berhubungan badan dan lagi ngobrol santai sambil t*******g tiba tiba mertuanya datang, untung pintu kamar ditutup, mertuanya langsung masuk rumah dan pergi ke dapur lalu keluar lagi ke teras.
dia(istri orang) tanya ke mertuanya sambil deg degan, ngapain bu kesini?
mertua" mau lihat airnya ngalir apa gak?
dia"oh kirain ada apa bu!
dan aku masih di dalam kamar saking paniknya sampai nyenggol barang di atas meja jatuh(dalam hatiku pasti ini ketahuan dan tamat riwayatku),mungkin ibu mertuanya agak curiga karena suara aku jatuhin barang di kamar, tapi dia gak masuk ke kamar. mertuanya setelah lihat kran air nyala di samping teras lalu berpamitan pulang,lalu dengan terburu buru aku pulang sambil lari supaya cepat keluar dari rumah itu dan baru bisa bernafas lega setelah sampai di kebon
bersambung