Keluar dari kamar mandi tubuhku sudah terbungkus pakaian yang lengkap. Aku masih tidak berani menggenakan piyama dan hanya menggunakan baju turtle neck yang aku beli tadi bersama Kha.
Rasa bersalah kian menggerogotiku. Hubungan kami hanya sebatas teman tapi, entah kenapa aku merasa kalau aku sedang berselingkuh dengan orang lain. Sejak awal aku memang tidak memiliki niatan untuk berpacaran dengannya lalu kenapa aku tidak bisa meredam rasa bersalah ini?
Kamarnya serba putih yang terlihat sangat indah sudah berubah kekuning-kuningan. Lampu sudah dimatikan dan lampu meja sudah menyala.
Gadis yang tengah terduduk menikmati permainan dihapenya terlihat tidak memperdulikan aku yang tengah gusar karena wajah dinginnya.