Moses dan Marvelo duduk bersebelahan, kedua pria itu hanya saling membelakangi sambil memegang es batu masing-masing untuk meredakan rasa sakit di wajah mereka yang kini terluka.
Sementara Winter, dia diam kebingungan karena kini Marvelo dan Moses tidak bersuara. Winter bersedekap melihat kedua pria yang sempat bertengkar hebat hingga saling baku hantam, kini mereka bersikap tenang, namun aura pertikaian di antara mereka berdua masih bisa di rasakan begitu kuat.
“Kalian tidak akan berbaikan?” tanya Winter melihat keduanya bergantian.
Marvelo dan Moses tidak bersuara, keduanya memilih diam dan berpura-pura tidak mendengarkan ucapan Winter. Marvelo maupun Moses, merekat tidak ingin memulai untuk berbaikan.
“Tanganku masih kuat menghajar jika kalian tetap diam,” ancam Winter dengan serius