Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh Saghita laa
"Kamu nyium bau sesuatu gak?" Reyna menatap Reynand yang berada di sampingnya. Setelah meminta izin kepada suster, Reynand segera berlari menyusul Reyna."Bau? Nggak tuh. Mungkin efek kamu hamil jadi sensitif, mau muntah? Aku antar ke kamar mandi yuk."Reyna mengangguk setuju lalu berjalan beriringan bersama Reynand. Saat akan berbelok arah menuju kamar mandi Reyna dibuat terkejut, pasalnya didepan sana ada suster ngesot yang menyeringai ke arahnya, bajunya lusuh, kulitnya melepuh bahkan matanya kosong. Tak hanya itu kuku-kukunya pun terlihat sangat panjang. Reyna berhenti berjalan, kakinya kaku untuk digerakkan. Bahkan, pertanyaan dari Reynand tak membuat keadaan dirinya tenang.Suster ngesot itu menatap perut Reyna dengan matanya yang hitam, dia mengesot ke arah Reyna. Bau tak sedap semakin tercium dan Reyna semakin mual. Namun, rasa mualnya ia tahan agar tak muntah sekarang."Ada aku?" Reynand yang sudah paham dengan keadaan Reyna segera memeluk tubuh istrinya erat. Tubuh Reyna menegang tetapi beberapa saat kemudian tersenyum senang, hantu itu sudah hilang."Ajaib" lirih Reyna."Dulu kamu juga bilang ini ajaib. Waktu kita pertama kali bertemu, malam itu kamu habis operasi pasien tapi gagal. Ingat gak?" Reyna menggeleng pelan dipelukan Reynand. "Maaf, aku masih belum ingat." Reyna menatap Reynand sendu. Tak lama kemudian Reyna menangis masih dalam pelukan Reynand. Dia menggelengkan kepalanya beberapa kali, karena merasa sangat bersalah."Yaudah gak apa-apa kalau belum ingat. Sekarang jadi gak nih ke kamar mandinya?" Reynand mencoba mengalihkan topik pembicaraan.Reyna menggeleng pelan. "Enggak, kita ke kantin aja tapi jalan tangga ya."
Karena kamu suka Romansa, mungkin kamu suka ini juga:
Romansa