Setelah kejadian itu nilam lebih fokus ke study seni tarinya. suatu ketika nilam diajak ke rumah lani sekedar main kerumah lani " ayo masuk lam" ujar lani ternyata disana sudah ada kakak lani bernama hendri dan juga temannya hasan kakak lani mahasiswa tingkat akhir jurusan Psikologi Ugm kala itu kesukaan kakak lani hendri adalah bermain teater bukan tanpa alasan hasan dirumah hendri mereka sedang berlatih teater untuk pentas juga.karena sudah sering hasan kerumah lani untuk belatih teater dirumah lani sudah akrab dengan lani dan keluarga nya
Lan, kamu sudah pulang?
Eh mas hasan udah lama dirumah tanya lani
Yah lumayan lah lan
Abang mana mas?
Baru mandi
ok mas
Lani pun berjalan menuju kekamar dan nilam mengikuti kekamar melihat nilam hasan mulai tertarik kepada nilam, mata hasan tak hentinya menatap nilam hingga nilam masuk kekamar lani sampai dia dikejutkan oleh hendri dengan menepuk bahu hasan
Heh bro kamu habis liat apaan sih kok ampe kayak gt
Ah ga bro lanjut bro latihannya ujar hasan
Lanipun keluar dari kamar loh lan kamu dah pulang tanya hendri
Udah bang
Kapan?
Barusan kok bang kamu bawa siapa lan?
Oh ya sampai lupa kenalin ini nilam teman satu kampus lani dengan tersenyum sambil mengulurkan tangan nilam aku hasan menyambut tangan nilam aku hendri abangnya nilam
Sejak perkenalan itu hasan semakin jatuh hati pada nilam,hasan adalah mahasiswa psikologi UGM tingkat akhir tinggal skripsi saja karena terlana dengan teater sering menunda nunda menyelesaikan skripsinya Hasan sebenernya bukan sosok mahasiswa yang pandai tapi dia pandai bergaul pada siapa saja dia dari keluarga darah biru dan keluarga lumayan terpadang karena ayahnya adalah kepala polisi saat itu
hasan itu sebenarnya anak kedua dari 9 bersaudara tpi karena kakaknya meninggal ketika dia masih kecil akhirnya hasan menjadi anak pertama yang meherankan lagi hasan dari SD hingga dia dewasa tak pernah tinggal dengan orang tuanya dia selalu di titipkan bibi nya diyogyakarta tidak pernah mendapatkan perhatian dari orang tua dan selalu dimanja oleh bibi nya hingga hasan tumbuh menjadi anak yang arogan dan sombong
Sifatnya jauh berbeda dengan nilam yang ramah sederhana dan pandai disegala bidang, sejak saat itu hasan mulai mencari tahu siapa nilam sebenarnya kadang hasan ikut lani kekampus hanya sekedar bertemu nilam agar hati nilam terpikat olehnya lama lama hasan menawarkan diri untuk antar jemput awalnya nilam menolaknya,hasan pun tak menyerah dengan penolakan itu tetap melakukan sampai ada suatu kejadian yang membuat nilam luluh saat itu kampus nilam mengadakan stady tour ke pantai selatan,ketua rombongan mengatakan peraturan yang harus dipatuhi ketika memasuki pantai selatan,"temen temen ada pantangan yang tidak boleh dilanggar
1.tidak boleh memakai baju kuning,merah dan hijau
2. Tidak boleh berenang sembarangan
3. tidak boleh berbicara seenaknya
Itu ya temen temen yang harus dipatuhi ketika memasuki wilayah pantai selatan baik kk ujar peserta stady tuor.
Dasar nilam anaknya bandel nilam tetap memakai baju kuning walaupun sudah diperingatkan oleh ketua rombongan tidak boleh memakai baju yang mencolok ketika dalam perjalanan ke pantai selatan terjadilah kecelakaan bus yang mengakibatkan nilam terluka dan mengalami robek dipelepis mata mendengar kabar itu orang tua nilam begegas menuju Yogyakarta menengok
Nilam dirumah sakit tidak ketinggalan hasan pun menengoknya namun nilam belum luluh juga hatinya Namun hasan pantang menyerah dia selalu menemani nilam dirumah sakit sampai nilam sembuh mengantar jemput nilam kekampus hingga akhirnya nilam terpikat oleh sikap hasan yang perhatian pada nilam lama kelamaan nilam mulai jatuh hati pada hasan.
Akhirnya Hasan dan nilam pacaran nilam memperkenalkan hasan pada keluarga nya tanggapan keluarga nilam positif kepada hasan begitu pula hasan ingin memperkenalkan nilam pada keluarganya tapi ayah ibu hasan tidak menyetujui hubungan hasan dan nilam hanya karena nilam keluarga tidak mampu, orang tua hasan pun memanggil nilam ingin bicara dengan nilam dari awal pertemuan mimik wajah ibu hasan menunjuk bahwa keluarga hasan menolak nilam namun nilam tetap berperilaku sopan ketika nilam duduk di kursi sofa didekat ibu hasan, ibu hasan menyuruh nilam duduk dibawah dan berkata :
"Hai Kamu siapa? kamu duduk berdampingan dengan saya dan beraninya kamu mendekati dan merayu anak ku hasan ujar ibu hasan
Kamu anak dari keluarga miskin kamu ga pantas menjadi menantu dirumah ini
Nilam hanya terunduk sambil duduk dibawah dan berkata maafkan saya ibu saya tidak berniat menggangu atau merayu mas hasan tp saya sudah terlanjur sayang sama mas hasan dan berniat serius, baik ibu jika ibu dan bapak tidak merestui kami saya akan melepas mas hasan sambil mengusap air mata di pipinya
Baguslah jika begitu, hasan saya akan jodohkan yang sederajat dengan keluarga kami jadi lupakan hasan dan jauhi anak saya
Nilam pun pamit kepada kedua orang tua hasan sambil senggukan menangis
Mendengar perkataan ibunya hasan pun geram dan kecewa dengan sikap orang tuanya berlari mengajar nilam baru saja melangakah keluar dari rumahnya
"Dek tunggu ujar hasan
Sambil berlari mengejar nilam Nilam pun berhenti menunggu hasan sambil mengusap airmatanya dan tertunduk
maafin ibu ya dek emang ibu begitu orangnya jangan di masukan ke hati omongan mas juga tidak tahu perempuan mana yang mau dijodohkan sama mas sayang,jadi mas harap dek nilam percaya sama mas, Mas akan tetap menikah sama kamu dek apapun halangan Walaupun mas harus dibenci keluarga dan dibuang keluarga. sebentar lagi mas akan menyelesaikan skripsi mas akan datang menjemput kamu sayang sambil memeluk nilam
Baik mas,saya tunggu ujar nilam mas akan antar kamu pulang,gpp mas adik bisa pulang sendiri tidak mas antar pulang saja ya mas sekalian bicara dengan orang tua mu, akhirnya hasan pun bicara kepada orang tua nilam, lani melihat nilam murung dan tidak seperti biasanya lani bertanya pada nilam kenpa nilam seperti itu nilam menceritakan pada lani terang hubungan hasan hendro segera mencari hasan dan bertemu dengan hasan
Sambil menarik kerah baju hasan berkata
"Apa yang kau lakukan dengan nilam adikku"
"Kalo sampai kau membuat nilam menangis lagi awas kau "
Lihat saja akan Kubuat kau tak berdaya didepan perempuan ancam hendro kepada hasan
Aku akan bertanggungjawab pada nilam hen tenang saja ujar hasan apapun yang terjadi akan tetap menikah dengan nilam walaupun aku harus dicoret dari keluarga ku tak ada masalah buatku
Baiklah jika begitu buktikan jika kau sayang pada nilam setelah ini kau segera cari pekerjaan dan menikahi nilam Bawa nilam pergi kemanapun kau suka nasehat hendro kepada hasan
6 bulan pun berlalu tibalah hasan wisuda orang tua dan adik adik hasan pun ikut dalam acara itu tak kecuali nilam pun hadir dalam acara itu ditemani lani dan hendro pun ada hadir dalam acara tersebut setelah selesai hasan menggandeng tangan nilam didepan ayah ibunya sambil berkata walaupun ayah dan ibu tidak pernah merestui kami, kami akan tetap menikah
Baiklah jika memang seperti itu tapi perlu ingat hasan jika terjadi sesuatu dengan keluarga kecilmu nanti kamu lah yang bertanggungjawab atas keluarga kecilmu nanti ayah dan ibu tidak akan pernah membantumu dalam hal apapun dan ayah ibu tidak akan hadir dalam pernikahanmu nanti ujar ayahnya
Tak masalah ayah ujar hasan saya akan buktikan semua ucapan saya.