Moza menjemput Zoya untuk kunjungan rutin ke Yayasan. Ketika sampai, ia yang sudah beberapa kali melihat Soraya terkadang masih bertanya-tanya di dalam hati mengenai keberadaan gadis itu di rumah kakak iparnya, belum lagi jika mengingat celotehan Val yang tak suka pada gadis itu. Moza tetap tersenyum ramah untuk menyapa Soraya. "Hai Sora, apa kabar?"
"Hai, aku baik." Soraya tersenyum tipis.
"Bagaimana dengan perasaan kamu?"
Zoya sudah menuruni tangga dan menatap Moza dari jauh ketika mendengar pertanyaan itu.
"Yeah..., seperti apa yang terlihat, aku sangat... bahagia bisa mengandung--" benih Sam, sambung Soraya dalam hati, "kelak aku akan mengandung anak aku sendiri, kan."
Zoya sudah mendekat, "Sora, aku akan pergi bersama dengan Moza untuk mengunjungi Yayasan."
"Aku akan pergi jug