Langit Istana Musim Semi menggelap oleh awan sisa pertempuran, namun di halaman dalam yang kini dipenuhi pasukan sekutu dan rakyat yang datang dengan harap, udara terasa ringan. Bendera kerajaan tua yang selama ini menjadi simbol tirani berkibar lesu di ujung menara timur. Dan saat bendera itu diturunkan, sorak-sorai pun menggema—tak bising, tapi penuh kelegaan, seperti napas panjang yang tertahan selama bertahun-tahun akhirnya dilepaskan.
Alerina berdiri di atas tangga utama istana, rambutnya terurai, masih basah oleh peluh dan debu dari malam panjang yang baru saja berlalu. Namun di matanya ada cahaya—bukan hanya kemenangan, tapi keyakinan.
Putra Mahkota Kalven mendekat pelan dari sisi barat halaman, diiringi beberapa pengawal dan penasihat kerajaan yang selamat dari penyerbuan. Tatapa