Queen adalah gadis yang cantik namun sayang ia tak memiliki kemampuan dalam pelajaran karna itu ibunya selalu saja membanding-bandingkan dirinya dengan adiknya nana yang selalu ingin melihat ia di hukum oleh ibunya sendiri.
meskipun ia kurang kasih sayang orang tua namun ia tidak pernah mengeluh karna ia selalu tersenyum meskipun di dalam nya sangat rapuh
Queen adalah gadis yang kuat meskipun ia di siksa oleh ibunya sendiri ia tidak pernah mengeluh karna baginya itu sudah termasuk makanan sehari-hari untuknya.
pagi hari Queen berangkat sekolah dengan berjalan kaki karna ia tidak punya uang untuk bayar ojek namun ia tidak mengeluh karna ia tau ayahnya selalu berkerja siang malam untuk anak-anak nya dan dia tidak ingin ayahnya merasa sedih.
saat sudah sampai di depan gerbang sma tuna bangsa ia tidak bisa masuk karna pintu gerbang telah di tutup karna ia telat beberapa menit.
"pak tolong bukain pintunya."pintanya dengan wajah memelas.
"kamu tau kan ini jam berapa."ujar salah satu satpam.
"tau pak, tapi saya telat karna jalan kaki dari rumah sampai sini pak."
"itu urusan kamu, bukan urusan saya."
"ayolah pak, bapak ganteng deh, kalau bukain Queen pintu."ujarnya dengan menunjukan deretan giginya sehingga satpam itu tak tega melihatnya.
"ok kali ini saja, lain kali tidak."
"siap pak."
setelah pintu gerbang di buka ia pun masuk."makasih pak lek."
satpam itu pun mengerutkan dahinya."pak lek apaan lagi."
"pak lek itu artinya, bapak jelek."ujarnya dengan berlari ke arah sekolahan.
"he cah gendeng."ujarnya dengan geleng-geleng kepala.
Queen berjalan melewati lorong sekolah karna semua orang sudah masuk ke dalam kelas mereka masing-masing.
Queen pun berjalan masuk ke dalam kelas nya tanpa memperhatikan jika ada salah satu guru yang sedang menerangkan ya.
"apa kamu kira saya ini pajangan."ujarnya sehingga Queen berbalik dan menampakan deretan giginya.
"Queen kira ngak ada orang tadi."
"he cah edan, orang segede gini di bilang ngak ada orang."ujarnya dengan menatap nya kesel."apa kamu kira saya ini setan."
"bisa jadi."ceplosnya."eh bukan maksud Queen orang tapi ngak kelihatan."
"itu sama aja."
"beda pak, kan huruf nya beda."
"lebih baik kamu puter lapangan sepuluh kali, dari pada buat saya darah tinggi terus.
"saya sudah muter pak."
"di mana kamu muternya."
"di jalan saat berangkat ke sini."jelasnya.
"bukan gitu konsepnya, lebih baik kamu puter lapangan sekarang."
"muternya nanti aja pak, saya duduk dulu."
"sekarang Queen."
"oke pak siap."ujarnya dengan berlalu dari sana.
Queen berjalan ke arah lapang dengan mulut komat kamit."siall banget gw hari ini, berangkat sekolah jalan kaki di hukum pula."
setelah sampai di lapangan ia melihat seseorang yang ia kenal sedang bermain basket dengan ke empat temanya sehingga ia pun tersenyum melihatnya.
"baby kean."panggilan dengan berjalan kearahnya.
"jangan pernah manggil gw kaya gitu, jijik gw denger nya."
"emangnya sampah jijik."tanya Queen dengan polosnya.
"kalau udah beggo bego aja ngak perlu Donggo lo bawa juga."sewot kean.
"lagian lo ngapain kesini."tanya teman kean yang bernama dimas.
"di hukum."jawabnya dengan enteng.
"bangga lo."sindir kelvin.
"harus bangga karna bisa ketemu baby kean."
"ck..najis gw."
"mending lo jauh-jauh dari gw."
"ngak mau."
"gw risih kalau ada cewek murahan kaya dia."ujarnya malas."gimana kalau kita cabut."
mereka pun memutuskan meninggalkan Queen di sana."baby kean mau kemana."
"mau ke neraka, mau ikut."
"memang boleh."
"boleh tar gw jeburin lo di api neraka dan gw tinggalin."ujarnya sinis dan meninggalkan Queen yang cemberut.
"oh bagus saya nyuruh kamu buat puterin lapangan taunya di sini liatin cowok."
"eh bapak, sejak kapan bapak di sini."
"sejak tadi saya di sini, kamu aja yang ngak liat."
"bapak setan, orang ngak kelihatan."
"terserah saya ngak perduli, puter lapangan sekarang."
"ini juga lagi muter pak."
"ko saya ngak liat, saya liatnya kamu berdiri."
"ini muter di tempat."ujarnya dengan muterin badan.
"dasar cah gendeng."umpetnya saat melihat kelakuan anak kelasnya.
••• •
setelah muter lapangan sepuluh kali Queen kelelahan dan memutuskan untuk ke kantin sekolah karna perutnya minta di isi namun saat dia baru akan menuju ke kantin ia teringet dengan uangnya yang hanya ada 10rb sehingga Queen menghembuskan nafasnya dengan pelan.
"menderita sekali hidup gw."
"ngak apa-apa lah, masih bisa ke beli roti sama air minum."ujarnya dengan berjalan ke arah kantin.
BUGGGKK..
seseorang menabraknya sehingga ia hampir jatuh untungnya ada sebuah tangan yang menariknya.
"lo ngak apa-apa."tanyanya.
"ngak apa-apa gimana, gw hampir jatuh tau ngak."sewot Queen.
"sorry gw ngak sengaja."ujarnya sehingga Queen menatapnya seperti ngak asing orangnya.
"bukanya lo itu temenya baby kean kan."
"Hm, gw donzello Damian almo, lo."
"gw Queen almira."
"oh lo yang suka sama kean kan."
"hm tentu karna baby kean itu cowok idaman gw."
"ck...memang nya kean mau sama cewek aneh kaya lo."
"harus mau."ujarnya dengan pede.
"gw ngak nyakin jika lo bisa buat kean jantuh cinta."
mendengar itu membuat Queen mengerutkan dahinya."maksudnya."
"kean itu suka sama gadis lain."
mendengar ucapan zello membuat hati Queen sakit."lo kata siapa."
"dia sendiri yang cerita ke kita-kita."
"tapi kenapa dia ngak bareng sama pacarnya."tanya nya binggung karna setau dirinya kean selalu sendiri.
"karna gadis itu ada di australia."
"oh jadi mereka ldran."
"bisa di bilang begitu."
"ngak masalah selagi ada kesempatan."ujarnya penuh tekat.
"ck dasar keras kepala."ujarnya dengan meninggalkan Queen begitu saja.
Queen pun menatapnya aneh namun ia abaikan dan memilih berjalan ke arah kantin namun saat di kantin ia melihat kean sedang duduk bersama ketiga temanya.
"baby kean."
kean yang melihat itu pun hanya memutar kan kedua bola matanya malas karna ia sudah muak di nganggu terus-terusan sama cewek murahan seperti dirinya yang selalu mengejarnya tanpa tau malu padahal sudah di tolak berapa kali namun itu tidak membuatnya jera.
"baby kean di sini juga."
"bisa ngak si lo jangan nganggu gw."ujarnya dengan menatapnya tajam."
"Queen kan suka sama baby kean."
"tapi gw ngak suka sama lo, ngerti ngak si lo."sewot kean.
"karna itu akan Queen buat kean suka sama Queen."
"jangan kebanyakan ngehal, karna sampai kapan pun gw ngak akan mau sama cewek murahan kaya lo."ujarnya denga. meninggalkan ya dan di ikuti ke tiga temanya.
"baby kean kenapa si gitu banget sama Queen padahal Queen tulus sayang sama baby kean."batin ya dengan sedih.
Queen pun memutuskan untuk membeli minuman dan air putih karna pasalnya ia sudah sangat lapar saat ini.