Ketegangan Masih meliputi diri Raka dan Dahlia keduanya masih terpaku di tempat mereka melihat perempuan tersebut, dan nafas Raka masih tersenggal berat hingga kakinya terasa bergetar dan lemas, tanpa terasa keringat mengucur di telapak kaki dan tangannya, lalu kemudian Raka menjatuhkan diri dengan terduduk lututnya terasa lemas, dan Dahlia berjongkok di depannya menatap tajam wajahnya dengan perasaan juga cemas terhadap keadaan Raka.
"Saya telepon Ayyuz agar dia samperin kita ke sini", kata Dahlia dengan suara pelan, sedangkan Raka masih mematung hingga akhirnya dia pun berdiri mencoba menenangkan dirinya.
"Saya tahu yang jadi sasaran sudah bukan saya lagi tapi juga kamu Dahlia", kata Raka dengan suara keras.
"Karena mereka mau kamu kembali ke dunia gila yang buat kamu terpaksa menjala