Andara membekap bibirnya menahan isakan setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Ralph. Rasa bersalah seketika itu juga terbit dari dalam hatinya mengingat semuanya terjadi akibat keegoisannya dan Mores. Andai saja Ralph dan Ralin tidak terpisah hingga membuat hubungan dalam kesalahan itu terjalin. Andai saja ...
“Nyonya, ada apa?” tanya seorang maid dengan menatap Andara khawatir.
Mendengar panggilan dari salah satu maid, Andara yang masih dalam posisi membelakangi langsung mengusap air matanya yang mengalir dari sudut mata. Dia tak mau sampai Mores tau jika dirinya menangis.
“Tidak ada apa-apa, Mbak,” yakin Andara dengan suara seraknya seraya mengangkat kedua sudut bibirnya.
Maid itu menatap Andara untuk sesaat sebelum akhirnya mengangguk. Dia takut jika istri dari majikannya sakit