~Jika kau menginginkan seorang malaikat di hidupmu, kau harus menciptakan sebuah surga, karena malaikat tak bisa hidup di neraka.
-Unknown
Kuperhatikan dirinya yang kini sedang duduk sambil tersenyum menatap layar televisi yang sedang memutar film favoritnya. Sesekali wajahnya terlihat berkerut karena alur, adegan atau karena tokohnya yang mengatakan atau melakukan sesuatu yang tak nampaknya tak begitu di sukai maupun di mengertinya.
Aku sangat menyukai memandanginya di saat saat seperti ini. Beruntunglah fibroid yang bersemayam di rahimnya yak merenggut senyum cantik di wajah istriku.
Kuraih helaian lembut rambutnya untuk kumainkan dengan jari jemariku, dan rasanya tak tahan jika tak kubelaikan tangan ini pada wajah cantiknya itu.
“Mas...”
“Ehm?”
“Tonton filmnya, kenapa liati