Hari ini adalah hari pertama Jennie bekerja di sebuah caffe,dengan menaiki motor buntutnya Jennie melajukan motornya dengan kecepatan yang sedang,dan saat dia mengendarai motornya dia berpapasan dengan sang sahabat yang bernama Liu Chang gadis Thailand berdarah cina ini lahir di kota Korea karna kedua orang tua nya mengadu nasip dan tinggal di Korea.
"Jennie....!!!!!!
"Haiii...Liu...!!!!!!
"Kau mau kemana...?!?
"Bekerja....!!!!!
"Apa....?!?
"Nanti ku telfon dan akan ku ceritakan semuanya kepada mu...!!!!!!
Jennie pun sedikit melajukan motornya dengan kencang meninggalkan sahabatnya.Liu Chang sendiri bekerja sebagai pegawai hotel mereka cukup lama berteman hanya saja Liu dan Jennie berbeda sekolah,tidak terasa Jennie sudah sampai di caffe tempat dia bekerja,tapi tanpa Jennie sadari ada seseorang yang terus memperhatikannya dari jauh.
Dia adalah seorang wanita cantik tinggi dan sedikit tomboi,wanita itu terus memperhatikan Jennie bekerja dari melayani pelanggan sampai mengantar minuman,hingga akhirnya wanita itu secara langsung ingin bertemu dengan manajer caffe tersebut dan dia pun langsung menyuruh pelayan lain untuk memanggil manajer caffe,manajer caffe pun datang dan menemui wanita itu dan wanita itu langsung memperkenalkan dirinya.
"Maaf Nona memanggil diriku...????
"Kau manajer caffe ini..?!?
"Iya aku orangnya,ada yang bisa ku bantu..?????
"Silahkan duduk terlebih dahulu.."
Manajer caffe itu pun duduk di sebelah wanita tersebut.
"Perkenalkan nama ku Park Yuri,aku ingin bertanya soal karyawan mu yang itu...?????
sambil menunjuk Jennie.
"Oohh..dia bernama Jennie dia baru bekerja di sini,apa dia melakukan kesalahan Nona..?????
"Tidak,tapi tolong kau berikan aku alamat rumahnya dan juga nomor handphone nya".
"Bila aku boleh tau kenapa anda meminta nomor handphonenya...?????
"Apakah itu penting untuk mu sehingga kau bertanya kepada ku...?!?
"Tapi Nona kami minta maaf,kami tidak bisa memberikan alamat atau nomor handphone karyawan kami kepada sembarang orang,apa lagi bila karyawan kami tidak mengizinkannya".
Yuri yang tidak menerima penolakan langsung mengeluarkan senjatanya dan berdiri dari duduknya,dia menodongkan senjata miliknya tepat di atas kepala manajer tersebut.
"Dengar,aku tidak main-main dengan senjata ini berikan atau nyawa Bos kalian yang menjadi gantinya...!!!!!
Para pelayan yang melihatnya pun takut begitu juga dengan atasan mereka,akhirnya mereka terpaksa memberikannya kepada Yuri karna mereka juga tidak ingin Bos mereka terluka,dan begitu juga dengan semua orang yang berada di dalam caffe itu.
Sementara itu Jennie yan mendengar keributan di luar langsung keluar dan berusaha melihat apa yang sedang terjadi, tapi belum dia melihatnya Yuri sudah pergi terlebih dahulu.
Setelah kepergian Yuri sang manajer caffe akhirnya membubarkan para pengunjung yang masih berada di cafenya,lalu Jennie di panggil langsung oleh manajernya dan menanyakan soal Yuri yang mencarinya.
"Anda memanggil ku Mr..?????
"Iya masuklah,aku ingin bertanya sesuatu kepada mu..."
Jennie pun masuk kedalam dan berdiri tepat di depan meja bosnya.
"Apa kau tau tadi ada yang mencari mu..?????
"T-tidak Mr aku hanya mendengar ada keributan di dalam..."
"Apa kau memiliki masalah dengan seseorang..?!?
"T-tidak Mr..."
"Tadi ada seseorang yang mencari mu,dia meminta nomor handphone mu dan menanyakan alamat rumah mu,awalnya aku tidak ingin memberikan nya tapi dia membuat masalah dan dia mengancam ku ingin membunuh ku dan terpaksa aku memberikan apa yang dia minta,tapi aku minta maaf dengan mu Jennie kau tidak bisa bekerja di sini lagi..."
"T-tapi kenapa Mr....?????
"Bila kau memiliki masalah dengan orang lain di luar sana,cepatlah selesaikan dan setelah itu kau boleh kembali lagi ke caffe ini..."
"Tapi apakah tidak ada pertimbangan untuk Mr...????
"Tidak ada Jennie,maaf aku tidak ingin orang itu datang lagi ke caffe ku dan membuat masalah".
Jennie pun terdiam dan mengucapkan terima kasih kepada atasannya,lalu dia keluar dari ruang kerja Bosnya dan mengganti bajunya,lalu Jennie pergi dari caffe itu dan pulang kerumahnya dan terus berpikir siapa orang yang mencarinya di caffe dan membuat keributan di tempat kerjanya.
Sesampai nya dia di rumah dia di kejutkan oleh sahabatnya Liu Chang,dia berdiri di depan pintu rumah nya dan Jennie pun langsung menghampiri nya.
"Kenapa kau di sini...?????
"A-aku ingin bicara dengan mu Jen..."
"Kau kenapa??,kenapa kau seperti orang ketakutan..."
Liu terus menatap belakang punggungnya Jennie,terlihat sekali bahwa Liu Chang ketakutan seperti melihat setan di siang hari,karna penasaran dengan apa yang di lihat sahabatnya Jennie pun menengoknya kebelakang.
Jennie pun terkejut dengan apa yang dia lihat,ternyata ada seseorang di belakang Jennie dan wajahnya mirip sekali dengan artis yang terkenal di Korea.
"Kau??Rose blackpink....????
Orang itu menatap Jennie dengan tajam bisa-bisa nya dia di samakan oleh orang yang tidak dia kenal,benar dia bernama Rose dan wajah mereka memang mirip tapi dia adalah vampir bukan Rose blackpink itu.
"Bukan,dia bukan blacpink...!!!!
"Tapi dia wajah nya...?!?
Liu menarik tangan Jennie kebelakang agar Jennie
tidak dekat-dekat dengan vampir yang berada di depan mereka ini.
"D-dia siapa..????
"Dia vampir..!!!!!
"Apa...?????
"Lihat kedua matanya...!!!!!!
Jennie menatap vampir tersebut dan benar kata sahabatnya bahwa orang itu adalah vampir kedua matanya berbeda dengan manusia,satu matanya berwarna merah tajam dan satu lagi berwarna coklat kemerahan.
"Be-benar dia vampir.."
Rose tersenyum jahat melihat Jennie yang sudah tau siapa dia yang sebenarnya.
"L-lalu mau apa dia di sini...????
"Jennie dengarkan aku kau pergi dari sini sejauh mungkin dan jangan sekali-kali kau tengok kebelakang kau mengerti...?!?
"T-tapi mengapa??,kau mau apa..????
"Jangan banyak tanya cepat pergi dari sini....!!!!!!
Belum Jennie pergi tiba-tiba vampir itu mendekat dan mencekik leher Liu dan mendorongnya hingga terpental kebelakang.Jennie yang melihatnya pun terkejut sekaligus takut,lalu rose yang kini berdiri di samping Jennie langsung mencengkram tangan Jennie dengan kuat dan menggendong Jennie ala bridal style.
Jennie berusaha memberontak di gendongan Rose,tapi Rose tidak perduli dia tetap menggendong Jennie dan melesat meninggalkan Liu yang terluka parah akibat dorongan Rose.
Sesampainya di mobil Rose memasukan Jennie ke dalam mobil dan tentu itu dengan sedikit paksaan,mau tidak mau Jennie pun akhirnya masuk ke dalam mobil Rose dan melajukan mobilnya dengan cepat bahkan tidak lama kemudian mereka sampai di rumah Rose.
Bukan Rumah tapi tepatnya istana Rose yang mewah dan megah,bahkan Rumah Rose jauh dari hiruk pikuk kota dan masuk ke dalam hutan,sesampainya di halaman rumah Rose,Rose keluar terlebih dahulu dari mobilnya dan membuka pintu penumpang agar Jennie langsung keluar dari mobil tapi bukan nya keluar Jennie malah diam di dalam mobil milik nya.
Hingga akhirnya dengan kasar Rose memegang tangan Jennie dan menarik tangan Jennie dengan kuat,akhirnya Jennie keluar dari dalam mobil Rose,Rose menutup pintu mobilnya dengan hentakan yang kuat,sampai akhirnya pintu mobilnya terlepas dari badan mobil dan rusak.
Jennie yang sedari tadi hanya diam dan menangis ketakutan dia tambah ketakutan dan menangis dengan kuat karna dia benar-benar takut sekarang.Rose menarik tangan Jennie agar mengikuti nya masuk kedalam rumah
Lagi dan lagi Jennie berusaha memberontak tapi tenaga Rose sangatlah kuat sehingga dia tidak mampu melepaskan diri darinya,setelah sampai di dalam Rumah Rose menarik tangan Jennie dan mendorongnya ke sofa hingga Jennie meringis menahan sakit di punggungnya.
"Eesssseehh...aakhh...!!!!!!
"Beby..Beby....!!!!!!
Seseorang yang di panggil Beby datang menghampirinya,lalu memberi hormat kepadanya sambil membungkukkan badannya.
"Siapkan kamar untuk Nona Jennie dan perketat penjagaan rumah dan suruh Suhua dan juga Lexi untuk menjaga kamar Jennie...!!!!!
"Baik Mrs segera laksanakan..."
"Dan kau tetap disini jangan kemana-mana,karna nanti malam aku akan menikmati mu,Beby jaga dia sampai Suhua dan Lexi datang, aku akan ke kantor karna aku ada urusan pekerjaan,setelah selesai aku akan pulang dan dia sudah siap untuk ku".
"Baik Mrs...."
Jennie hanya diam dan menangis karna dia merasa takut,setelah Rose pergi Beby menatap Jennie dengan datar lalu dia memegang tangan Jennie dan menariknya dengan kasar,lalu Beby membawa Jennie kelantai atas kamar yang sudah di sediakan olehnya.
"Masuk cepat...!!!!!!
sambil menarik Jennie dan mendorongnya masuk kedalam kamar.
"aaaakkhhh...eesssseehh...hiikkss..!!!!
"Kau tetap di sini,jangan kemana-mana,bila kau berani pergi dari tempat ini maka nyawa sahabat mu yang akan menjadi gantinya.....!!!!!
Beby menutup pintu kamarnya lalu menguncinya dari luar,lalu tidak lama datanglah Suhua dan Lexi yang sudah berdiri di hadapan Beby.
"Kalian di tugaskan oleh Mrs Rose untuk menjaga kamar ini, ingat hanya menjaga tidak lebih dan satu lagi kalian di larang masuk ke dalam kamar ini mengerti...?!?
"Siap....!!!!
"Bagus aku pergi dulu untuk mempersiapkan apa yang di butuhkan oleh gadis itu..!!!!!
Beby pun pergi meninggalkan mereka yang sedari menjalankannya tugas dari Rose.
Sementara itu di kantor Rose terus memandang foto Jennie,lalu datang seseorang ke ruang kerjanya,orang itu berdiri di samping pintu lalu Rose yang melihatnya langsung mempersilahkan orang itu duduk di kursi yang sudah di siapkan.
"Apa kau tidak apa-apa...????
"Tidak Mrs aku tidak apa-apa, hanya sedikit sakit di punggung ku.."
Rose mengambil cek nya dan menulis beberapa nominal di cek itu,lalu Rose juga menandatangani nya dan menyerahkan cek tersebut.
"Terimakasih Mrs,tapi ini terlalu banyak Mrs apa tidak papa...????
"Ambillah,dan gunakan uang itu untuk berobat aku yakin kau jauh lebih membutuhkan nya".
"Sekali aku ucapkan terimakasih Mrs".
"Senang bisa bekerjasama dengan mu,dan terima kasih atas informasinya Liu Chang", sambil tersenyum sinis.
"Iya Mrs kalau begitu aku permisi..."
Liu Chang adalah sahabat Jennie sedari kecil,Liu Chang juga memiliki seorang adik dan mereka hanya tinggal berdua,sang adik sakit kangker otak stadium lanjut dan harus segera di operasi dan saat itu Liu tidak memiliki uang sama sekali hingga akhirnya Rose memberikan nya sebuah bantuan.
Tapi tentu dengan sebuah surat dan Liu pun menyetujui syarat tersebut karna dia tidak memiliki pilihan lain,syrat nya adalah dia harus membawa Jennie dan memberikan Jennie kepada Rose dengan imbalan uang yang cukup banyak.
Sebenarnya Liu Chang adalah karyawan Rose yang bekarja di perusahaan milik Rose,saat itu Rose sedang dalam perjalanan pulang dan terjadi macet di jalan, dan tidak sengaja Rose mencium aroma darah suci karna insting Rose kuat Rose pun tau pemilik darah suci itu siapa.
Rose pun mulai menyelidiki nya dan akhirnya tidak butuh lama Rose mendapatkan informasi bahwa Liu adalah karyawan nya, sedangkan wanita yang menaiki kendaraan Liu adalah sahabat Liu sendiri.Rose pun tau Liu membutuhkan uang untuk biyaya operasi adiknya dan saat itulah Rose mendekati Liu secara perlahan agar Liu mau membantunya.
Awalnya Liu menolak keras tapi akhirnya Liu terpaksa menerimanya,karna dia membutuhkan uang untuk operasi adiknya yang sakit keras.Rose pun senang mendengar bahwa Liu mau menerima bantuan nya dan berkerja sama untuk menjebak Jennie dan memberikan Jennie kepada nya.
Hingga akhirnya Jennie menjadi miliknya dengan bantuan Liu,tidak terasa waktu menunjukan Jam 4 sore dan Rose cepat-cepat bersiap untuk pulang ke rumahnya,seperti biasa tidak ada ekspresi apapun di wajahnya saat para karyawan menyapanya dan pada saat berpapasan dengan dirinya di lobi kantor.
Rose hanya diam dan menunjukkan wajah datarnya, bahkan kadang Rose memperlihatkan wajah dinginnya kepada semua karyawannya,tidak ada sapaan atau senyuman yang ada wajah dingin dan datarnya.
Bahkan tidak ada yang berani kepadanya saat mereka melakukan kesalahan,mereka semua hanya bisa diam dan menerima setiap keputusan yang di ambil oleh sang Bos.
Setelah sampai mobilnya Rose melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi,Bahakan tidak butuh waktu yang lama Rose sudah sampai di pekarangan Rumahnya,banyak Bodyguard yang memberinya hormat tapi Rose hanya diam dan berjalan masuk ke dalam rumahnya.
Beby orang kepercayaan nya datang menyambutnya,bahkan Boby juga memberi hormat kepada Rose.
"Apa kau sudah menyiapkan nya untuk ku..????
"M-maaf Mrs k-kami-
"Aku tau....!!!!!!
Rose dengan angkuhnya berjalan dan naik kelantai atas,di berjalan menuju kamar Jennie kamar yang di jaga oleh kedua anak buah Rose, Rose pun menyuruh anak buahnya untuk pergi dan mereka pun menurut dan langsung pergi.
Rose membuka pintu kamar Jennie dengan kekuatannya dan dia langsung masuk dan mengunci pintu kamar Jennie dari dalam dengan ke kekuatannya juga.Rose menatap Jennie yang sedang menangis duduk di bawah lantai, bahkan Rose tau betapa takutnya Jennie kepadanya.
Jennie yang menyadari bahwa Rose berdiri di depannya langsung memundurkan tubuhnya,bahkan Rose saat Rose menatapnya dengan tajam,rasa takut mengendalikan dirinya tapi sebisa mungkin Jennie melawan rasa takutnya kepadanya vampir yang saat ini berdiri di depan nya dengan tatapan tajamnya.
"Hiikkss..hiikkss...hiikss..!!!!!
Rose hanya diam dan melepas jas kerja nya,lalu dia membuang jas kerjanya sembarang arah dan Rose pun memilih duduk di sofa sambil terus menatap Jennie dengan tajam.
"Diam...!!!!!!
Jennie hanya diam sambil terus menangis bahkan kini dia benar-benar takut kepada Rose,Rose yang merasa Jennie mengabaikannya langsung melempar GUCCI yang tergeletak di atas meja untuk.
"praaakkkngggg...!!!!!
Jennie yang melihatnya langsung menangis histeris dia pun langsung bangun dari lantai dan berlari ke arah pintu,tapi Rose yang bisa membaca gerakan Jennie langsung menghalanginya dengan memeluk Jennie dari belakang.
Rose berusaha menjauhkan Jennie dari pintu kamar,walaupun dia tau Jennie tidak akan bisa keluar dari kamar tersebut tapi tetap saja dia tidak ingin Jennie kabur dari nya.
"LEPASKAN AKU...HIIKKSS..KU MOHON LEPASKAN AKU..LEPASKAN...!!!!!!!
Rose yang tadinya memeluk Jennie dari belakang kini dia menarik tubuh Jennie agar menghadapnya lalu dengan kasar Rose menampar Jennie dengan kuat.
"PPPLLLAAAAKKKK..!!!!!
Jennie pun tersungkur jatuh ke lantai dengan ujung bibir yang mengeluarkan darah dan juga dengan hidungnya,rasanya sakit dan perih itulah yang di rasakan Jennie saat ini di wajahnya,bahkan tanpa belas kasihan Rose menendang perut Jennie berulang kali,hingga Jennie merasakan sakit yang amat sangat di perutnya.
"BUUKK..!!!!
"AAAKHHEEHH...!!!!
"BUUKKK..!!!!
"AAAEEKKHHEE...!!!!!!
"BUUUKK...!!!!!
"EEKKEHHEEE...Huukk..heeuukk..!!!
Rose menatap Jennie dengan tajam,sementara Jennie sendiri merasakan sakit di perutnya akibat tendangan Rose.
"Mengapa kau tidak menurut...?!?
Jennie berusaha untuk bangun sambil memegang perutnya yang terasa sakit.
"Apa kau senang di siksa??,dan terus melawan ku...?!?
Rose menggulung kemeja panjangnya dan menjambak rambut Jennie agar Jennie bangun dari lantai.Jennie kembali merasakan rasa sakit di tubuhnya akibat pukulan demi pukulan yang di berikan oleh Rose kepadanya,bahkan saat ini Jennie meringis kesakitan karna rambutnya di Jambak oleh Rose.
Jennie mau tidak mau dia harus menuruti ke inginan Rose,karna dia sudah tidak tahan dengan rasa sakit yang dia rasakan.Rose menarik Jennie agar Jennie berdiri menghadapnya.
"Siapkan dirimu,bila kau berani melawan ku maka nyawa mu yang akan menjadi gantinya...!!!!!
Rose mendorong Jennie ke atas ranjang lalu keluar dari kamar Jennie dan menyuruh Beby untuk mempersiapkan Jennie malam ini,karna malam ini Jennie harus menjadi miliknya.
Malam ini adalah malam bulan purnama merah di mana bangsa vampir dan bangsa Srigala akan merebutkan darah suci,maka dari itu dia harus memiliki Jennie seutuhnya agar dia mudah mengendalikan Jennie bila suatu saat nanti Jennie di rebut darinya.
Beby yang menunggu di luar kamar Jennie langsung mengerti apa yang diinginkan oleh Rose,Rose yang melihat Beby masuk ke dalam kamar langsung turun ke lantai bawah dan menunggunya di ruang tengah.
Saat Beby masuk ke dalam kamar Jennie,Beby yang melihat Jennie berusaha bangun dari ranjang dan meringis kesakitan tidak tega melihatnya dia langsung mengambil dress di lemari kaca dan membantu Jennie bangun dari atas ranjang.
"Hai....kau tidak apa-apa...?????
"Tolong ini sakit...aaakhhh..!!!!!!
"Seharusnya kau tidak melawan,aku akan mengobati luka mu tapi sebelum itu ganti pakaian mu dulu".
Jennie hanya diam dan menganggukkan kepalanya,dia tidak ada pilihan lain selain mengikuti ke inginan vampir-vampir yang berada di hadapannya ini.
Dengan sabar Beby membantu Jennie mengganti pakaiannya dengan dress putih,lalu Beby mengambil ramuan yang berada di dalam lemari dan langsung memberikan ramuan tersebut kepada Jennie,Jennie menerima nya dan langsung meminumnya sampai habis,lalu setelah itu rasa sakit yang Jennie rasakan saat ini mulai berkurang sehingga Jennie tidak meringis kesakitan lagi.
"Lihat dirimu Jennie,kau terlihat sangat cantik".
"A-apa yang akan kalian lakukan d-dengan ku...?????
"Kau akan menjadi milik Ratu kami,dan lebih tepatnya kau akan menjadi istri dari Ratu vampir Rose Queen".
Jennie terkejut saat mendengar ucapan Beby,Jennie langsung menggelengkan kepalanya tanda menolak dan Beby tersenyum jahat melihat Jennie yang mulai ketakutan.
Lalu Rose masuk ke dalam kamar Jennie dan melihat Jennie dengan dress putih yang dia beli untuk Jennie
Rose mendekati Jennie dan Beby langsung keluar dari kamar Jennie,meninggalkan Jennie bersama Ratu mereka.Jennie yang melihat Rose mendekatinya pun dia langsung takut bahkan Rose menatap Jennie dengan tatapan tajamnya lalu Rose menggenggam tangan Jennie yang hangat.
Dan mengeluarkan kotak cincin dari kantung celananya dan langsung membuka kotak cincin batu Ruby tersebut dan memakaikan Cincin berbatu Ruby tersebut di jari manis Jennie,lalu setelah itu Jennie merasakan sesuatu yang masuk ke tubuhnya lalu dia merasa lemas saat dirinya menatap Rose yang masih berdiri di depannya.
Rose mencium punggung tangan Jennie lalu dia mencium bibir Jennie dan melumatnya dengan pelan.
"Sekarang kau adalah milik ku,aku sepertinya tidak perlu menunggu malam hari karena sekarang pun aku bisa memiliki mu,cincin ini sangat cantik bukan??,dan cincin ini sangat pas di jari manis mu dan kau terlihat cantik memakai cincin ini".
Lalu setelah itu Rose menyuruh Jennie untuk mengikutinya.Jennie hanya diam menurut dan mengikuti Rose,Rose menggenggam tangan Jennie dengan lembut lalu Rose mengajak Jennie keluar dari kamar dan bejalan menuju lantai bawah.
Mereka berjalan menuju halaman rumah dan di sana sudah ada seorang pendeta yang menunggu mereka,lalu setelah itu Rose menyuruh pendeta itu untuk memulai acara pernikahan mereka.
Jennie hanya diam saat pendeta tersebut bertanya kepada Rose dan dia benar-benar tidak bisa menolak apa lagi melawan bahkan saat pendeta bertanya kepada nya, dengan lantang dia mengiyakan nya hingga akhirnya pernikahan tersebut terjadi tanpa dia inginkan.
Dan sekarang dirinya resmi dinikahkan oleh Rose Queen seorang Ratu vampir yang terkenal dengan kekejamannya dan juga ke sadisannya.Jennie sendiri tidak percaya bahwa dirinya kini sudah menikah bahkan pernikahan tersebut dengan paksaan.
Pendeta pun pergi begitu saja setelah menerima bayaran dari Rose,bahkan setelah kepergian pendeta tersebut Rose menyuruh Beby untuk membawa Jennie kembali ke kamarnya.Jennie pun kembali berontak di genggaman Beby bahkan dia menolak saat Beby membawa nya ke kamar.
"LEPASKAN AKU..APA MAKSUD MU DENGAN PERNIKAHAN INI??, LEPASKAN AKU..!!!!!
Rose diam sambil menatap Jennie dengan tatapan yang tajam lalu dia kembali mendekati Jennie dan berdiri di depan Jennie.
"Bila kau ingin tau jawabannya kau masuklah ke dalam kamar mu,nanti aku akan menyusul mu dan aku akan menjelaskan semuanya kepada mu....!!!!!!
"TIDAK AKU TIDAK MAU...!!!!!
"Beby kau bawa dia ke dalam kamarnya".
"Baik Mrs...*
"Tidak aku tidak mau,LEPASKAN AKU...LEPASKAN....!!!!!
"AYO CEPAT...!!!!!!!!
"Beby jangan terlalu kasar dengannya,dia adalah istri ku...!!!!!!
"Baik Mrs..."
Beby membawa Jennie ke lantai atas kamarnya,lalu Beby juga memasukan Jennie kedalam kamar dan mengunci kamar tersebut dari luar.
Lalu Beby pun pergi dan membiarkan Jennie terkunci di dalam kamar,malam harinya Rose kembali ke rumahnya pertemuannya dengan para tetua vampir sudah selesai,sedangkan Jennie tertidur karna terlalu lama dia menangis.
Rose diam-diam masuk ke dalam kamar dan melihat Jennie tertidur dengan lelap,perlahan Rose mendekati Jennie dan membelai pipi madu Jennie,Jennie langsung membuka kedua matanya dan dengan jelas menatap Rose yang berdiri di samping ranjang,rasa takut mulai Jennie rasakan saat Rose menatapnya dengan tatapan laparnya.
"Apa kau lelah sayang??sehingga kau tertidur saat aku pergi??,itu tidak baik meninggalkan pendamping hidup nya seorang diri,seharusnya kau menyambut kepulangan ku bukannya kau tidur terlebih dahulu".
"A-apa mau mu,ku mohon lepaskan aku...!!!!!!!
"Kita baru saja menikah tapi kau sudah meminta di lepaskan,baiklah aku akan melepaskan mu tapi ada syaratnya..."
"Syarat...?!?
"Iya syarat..."
"Katakan apa syarat nya...?????
TBC.
HAI INI CERITA KU SEMOGA EDITOR MENYUKAI NYA
SALAM IBU JARI ????