Reina adalah seorang gadis belia yang baru menginjak usia sepuluh tahun. Badannya yang mungil dengan tubuh yang dibalut kulit sawo matang membuatnya tampak sangat manis. Dia memiliki dua mata bulat yang indah yang selalu bersinar penuh dengan daya hidup yang tinggi. Rambutnya panjang, hitam dan legam sering ia ikat kuncir kuda. Sifatnya yang periang menjadi ciri khasnya. Ia dikenal sebagai gadis yang murah senyum dan senyumnya itu sanggup memberikan kenyamanan bagi siapapun yang melihatnya. Selain itu Reina adalah anak yang memiliki rasa ingin tahu sangat besar sehingga petualangan merupakan hal yang paling ia sukai.
Hidup gadis kecil ini penuh dengan lika liku, sejak kecil dia sudah menikmati pahit getirnya kehidupan. Kedua orangtuanya telah tiada meninggalkannya bersama kedua kakak kembarnya, Sati dan Sita. Sejak kecil mereka dirawat oleh nenek mereka dengan penuh kasih sayang.
Nenek Reina adalah seorang wanita yang tangguh. Walaupun seorang diri dia sanggup merawat dan menghidupi ketiga cucu perempuannya itu. Karena tentu penduduk di desa itu selalu siap membantu ketika mereka membutuhkannya. Sehari-harinya nenek bercocok tanam, pergi ke ladang untuk menanam sayur, kacang-kacangan, buah dan palawija. Selain itu nenek juga memelihara binatang ternak seperti sapi, kuda, kambing, dll. Karena nenek mereka adalah seorang pekerja keras maka ketiga cucunya pun tumbuh menjadi anak-anak yang ringan tangan, suka menolong dan suka bekerja keras.
Sati dan Sita adalah kedua kakak kembar Reina yang kini sudah memasuki usia remaja, delapan belas tahun. Mereka adalah anak kembar yang identik dan sangat susah untuk dibedakan satu sama lainnya. Namun mereka memiliki karakter yang sedikit berbeda.
Sati adalah anak sulung yang memiliki kepribadian yang lembut, keibuan dan suka mengerjakan semua pekerjaan rumah sedangkan Sita berwatak keras dia suka bertindak sebagai pemimpin di antara mereka bertiga dan seringkali mendominasi saudara-saudaranya. Sita memiliki daya kreativitas yang sangat tinggi kadang banyak ide-ide kreatif yang keluarkan seperti dalam seni memasak, menjahit, dll. Dia gadis yang sangat cerdas dan terampil. Sedangkan Reina seringkali bertindak sebagai penengah ketika kedua kakaknya itu sedang berseteru. Baik Sati, Sita maupun Reina adalah anak-anak yang cerdas dan berhati mulia. Keterampilan mereka dalam bekerja tidak perlu diragukan lagi.
Reina memiliki banyak teman binatang liar di hutan kecil dekat rumah mereka. Ada kelinci liar, rusa, burung, kera dan binatang liar lainnya. Mereka sering menemani Reina saat ia pergi ke ladang mengumpulkan kayu bakar.