aku hani ratna dan siswa lain sibuk dengan kegiatan pra Ujian,
kami sedang berada dikantin sekolah sembari saling test pertanyaan masing-masing.
seorang anak berlari kencang menghampiri kami teh teh teteh teteh suara terdengar dari mulut ani salah satu junior kami
lalu aku berdiri dan berkata tarik nafas pelan-pelan baru ngomong,
kami sudah siap mendengarkan ani junior kami,
teteh teteh dipanggil kang ahmad yaa sebutan untuk senior paskibra untuk perempuan teteh untuk pria akang,
karena kami diwilayah jawa barat.
mau ngapain jawab hani ketus, ehh anu itu jawab ani lalu ratna berkata iyah kita ini dipanggil ada perlu apa? "sembari menunjuk ke arah aku dan hani"
suara pelan ani menjawab, habis kang ahmad cuma bilang suruh panggil teteh teteh trs ani buru kesini teh sembari menunduk,
udah sana balik lagi ya tanyain sama akangmu memang ada apa gitu ya de sembari tersenyum suaraku dengan nada rendah tidak seperti biasanya pada junior kami itu,
dan anipun menjawab siap teteh dan pergi meninggalkan kami,
hani bergumam ahmad mah gak jelas kenapa juga tiba-tiba manggil kita aneh lalu ratna berkata mau ngerjain ani kali kita juga dulu sering begitukan?
mendekatkan wajahnya pada aku dan hani,
segera ku sela perkataan mereka,
gak ahh ahmad gak gitu orangnya rat seketika ratna dan hani fokus pada perkataanku kulanjutkan kembali, pasti ada alasan penting dan ahmad butuh pendapat dari kita yakin sama aku,
dengan percaya diri sembari mengedipkan mata pada hani dan ratna kemipun tertawa haha ....
kembali seorang anak laki-laki dengan wajah datar menghampiri kami dan berkata dengan tegas,
kaka bertiga tolong ikut saya kerana kak ahmad sedang menunggu kehadiran kaka bertiga dalam rapat osis,
aku ketus menjawab lah siapa juga anggota osis kok diajak rapat,
sssst ssstt suara ratna jangan gitu dong len mereka kan cuma menyampaikan pesan ahmad,
tau neh alend jangan ketus gitu len suara hani terdengar,
dalam hati ku jawab lah "tadi giliran ani yang dateng kamu ketus hani" sembari mengerutkan jidatku.
dengan arahan ratna kamipun mengikuti anak itu dan masuk ke ruang osis.
tok tok tok permisi suara anak itu tegas dan ahmad pun menyambut kami,
silakan silakan masuk kami depersilahkan duduk disamping ahmad sebagai pemimpin rapat,
rasa canggung yang kualami dalam hati aku berkata pengurus juga bukan anggota osis juga bukan lah kok kita diajakin rapat.
percakapan ahmad :
selamat siang teman-teman baiklah melanjutkan pembahasan kita sebelumnya.
sebelum ketiga sahabatku datang kami sudah membahas mengenai acara malam penyambutan anak-anak kelas 1,
yaa sudah tradisi sekolah kami mangakrab antara kelas 1,2,dan 3.
kami pergi keluar kota dan menguji mental serta bakat mereka tapi kali ini aku berbeda aku mengajak ketiga sahabatku yang bukan anggota osisi alend,hani,dan ratna karena aldi, arga, sultan memang sudah anggota osis.
aku berpikir dengan mengajak ketiga bidadari ini teman serta pengurus yang lain pasti akan setuju dengan usulan acara yang akan aku buat
memanglah ketiga wanita ini memiliki daya tariknya sendiri alend dengan ketegasan, kecakapan dan pandai berdebat,
ratna dengan pesona kecantikan dan juga kebijikanya serta hani yaa memang hani sudah menjadi primadona sekolah ini sejak tahun pertama kami sekolah sampai saat ini pesona tak kunjung pudar.
kami pun membentuk panitia untuk acara ini jelas aku sebagai penanggung jawab acara,
ketua panitia adalah arga anak osis sekaligus paskibra dari team kami anak kelas 2 yang sudah ketargetkan sebagai penggantiku untuk menjadi ketua osis selanjutnya.
sengaja aku memilih alend sebagai partnerku dalam kepanitian sebagai team pengawas/pengamanan peserta alend adalah satu-satunya wanita dalam team kami.
karena sifatnya yang mudah berbaur, tidak baperan, sedikit tomboy dan memang sudah dari kelas 1,
saat jadi siswa baru aku jatuh hati padanya, pada wanita ini, entah kenapa namun semua rasa kuhilangkan karena jelas kami berbeda.
dan komitmenya yang dari awal mengatakan bahwa tidak akan pacaran. akupun mundur dan tidak melanjutkan, dan memilih memendam dalam rasa ini.
lalu ratna dan hani serta beberapa orang lainya dalam team pengetahuan umum yaa karena ratna pandai matematika dan hani sangat lancar bahasa inggris dan jepang.
kuselesaikan rapat ini dengan susunan kepantiaan yang sudah disepakati bersama.
dan ku akhiri rapat kami.
kami pergi dengan kesibukan kami masing-masing.
alend percakapan :
lend lend suara hani sembari tersenyum lalu kusambut dengan senyuman dan ahmadpun melihat kearahku dan bertanya kamu setujukan? hah setuju untuk hal apa neh.
ratna disamping berbisik udah iyah ajah lend, seraya tersenyum merasa aneh lalu kujawab iyah ahmad.
lend maaf yaa karena aku kamu terpaksa menyetujui keputusan ini maaf yaa suara ratna terdengar akupun berkata sebenernya tadi aku lagi gak fokus rat masih aneh ajah gitu kan kita bukan osis lantas ahmad dengan kuasanya mengambil keputusan bahkan yang ahmad pun tau pastinya kita tidak setuju.
heeem .....
ratna menarik nafas dalam dan mencoba menjelaskan alasan ahmad,
gini alend .....
bersambung