BAB 27
“Apa kau yakin baik-baik saja?” tanya Aidar.
“Seperti yang kau lihat,” jawab Briana.
“Aku takut Tuan Brian murka lagi jika tahu kau akan bertemu dengan Valerio nanti. Kau sendiri pasti sangat tahu tentang itu bukan?” ucap Aidar.
“Aku sudah mengantisipasinya,” ucap Briana seolah tanpa beban.
Aidar pun mengangguk-angguk seolah bukan masalah besar, tapi di dalam lubuk hatinya, dia merasa khawatir. Dia hanya berusaha untuk tidak memperpanjang masalah dan membuat suasana hati Briana menjadi buruk.
Sudah menjadi sebuah kebiasaan, mereka berdua selalu bercengkrama di atap gedung tanpa peduli siang atau pun malam. Bahkan ada beberapa anggota merasa iri jika melihat Aidar yang lebih sering bersama Briana, meski mereka tahu jika Aidar adalah orang kepercayaan Briana. Mereka hanya meras