Dipagi hari yang segar ini, Jonathan mulai terbangun dari tidurnya. Setelah membuka mata dengan sempurna, ia menatap langit-langit kamar. Samar-samar ia mendengar suara seseorang yang sedang memasak. Sudah tidak sebuah hal yang baru baginya mendengar hal ini karena belakangan ini Ayunia sering sekali datang pagi-pagi untuk memasakkan pria itu sarapan dan menyimpan juga beberapa makanan untuk siang nanti.
Hingga saat ini, Jonathan masih sedikit canggung dengan ibunya sendiri. Bohong jika dikatakan Jonathan bisa semudah itu bertingkah manis kepada sang ibu, namun mendengar apa yang dikatakan Marie mengenai ibunya beberapa hari yang lalu membuatnya sedikit tergugah.
Ia tidak menyangka jika Ayunia akan menemui Marie hanya untuk meminta gadis itu berbaikan dengannya. Ketika Marie berkata me