Layla memandangi rumah di hadapannya dengan jantung yang bergemuruh riuh. Di dalam hatinya muncul badai. Sepanjang 50 menit mengemudi, Athala menceritakan kisah tentang dirinya dan juga sosok bernama Elaine. Tentang bagaimana cara perempuan itu menghancurkan hatinya juga tentang cinta mereka yang telah lama mati.
Kini Layla berdiri di hadapan rumah yang akan mempertemukannya dengan Elaine.
Di dalam benaknya Layla bertanya-tanya, sekiranya sekarang bagaimana rupa Elaine? Apakah peristiwa kecelakaan 8 tahun silam telah merenggut kecantikannya?
“Ayo.” Athala menyelipkan jari-jarinya di antar jari-jemari Layla. Rasa hangat muncul seketika itu juga.
Walaupun ragu, tetapi Layla tetap mengikuti langkah Athala. Setelah mengetuk pintu seseorang menyambut mereka. Tampaknya dia adalah seorang as