Satria yang memang hidup sendiri di rumah om nya yang tidak terpakai karna adik dari ayahnya tersebut sedang ada tugas di luar pulau, jadi selama awal masuk SMA, Satria hidup sendiri di rumah tersebut.
Alarem berbunyi berkali kali
"kringgg kingg kringgg"
tetapi Satria tak kunjuang membuka matanya karna semalaman satria begadang sampai larut malam, hingga jam menunjukkan pukul 07.05 Satria membuka matanya dan langsung kaget ketia ia liat jam di handphonenya.
*Bangke,,, telat lagi kan guaa, mana hari senen lagi bisa habis di hukum inimah
Satria langsung lari ke kamar mandi dan, dengan hitungan detik Satria sudah keluar dari kamar mandi dan langsung berlari ke lemari untuk berganti pakaian, setelah selesai berpakaian satria mengambil tas nya dan langsung berlari ke garasi untuk mengambil si jeki(motor kesayangan Satria).
Si jeki langsung Satris kendarai dengan sedikit kencang membelah raminya kendaraan di pagi hari, jarak rumah Satria dengan SMA GARUDA tidak terlalu jauh jika di tarik garis lurus, tapi realitanya jalanan selalu di buat berputar putar, ntah siapa yg menerapkan sistem ituu.
Setelah sampai di Gerbang SMA GARUDA Satria sudah di hadang 2 scurity yg tengah berjaga di depan gerbang.
" Telat lagi kamu" ujar pak Solikin yang merupakan salah satu scurity tersebut
" Iyaa pak maaf saya bangun kesiangan tadi pak
" Kalo begitu cepat motornya kamu parkir, habis itu ikut di barisan siswa yg terlambat
" Baik pak terimakasih " Satria langsung mendorong motornya ke parkiran dan berlari menuju teman temannya yang pagi itu juga terlambat.
" Woy Sat" paggil Leo salah satu temannya
"hahaha tumben banget lo telat"
" Iyaa ban motor gue bocor tadi trus blom ada bengkel buka sepagi ini, jadinya terpaksa gw dorong sampe kesini deh" tutur Leo
" Hahahah kasian amat sih, enak yaa sepagi ini udah olahraga loo.
" Yeeee enak palaa looo, mau mati gue tadii
Dan upacarapun selesai, salah satu dari ketua osis yg bernama Wilona Putri Admaji merupahan Star Grill SMA GARUDA berjalan ke arah Satria dan Leo berada
" Enak ya bukannya merenungi kesalahan dan fokus upacara malah asik ngobrol disini" ucap wilona dengan tatapan jutek
" Eh iyaaa maaf will" ucap Satria dan Leo bersamaan
"Mau alasan apa kalian ber dua telat"
" Gue tadii kesiangan will, kalo si Leo tadi masih nongkrong di warung"
" Enk ajaa,, tadi ban motor gue bocor makanya bisa telat" ucap Leo
" Masih bisa bercanda yaa kalian berduaa, untuk kali ini kalian di hukum bersihkan daun daun yg jatuh di depan leb fisika" ucap wilona dengan tetapan tajam kepada Satria dan Leo
" Kalo sudah selesai langsung masuk kelas" wilona langsung pergi meninggalkan Satria dan leo dan mereka berdua langsung bergegas membersihkan dedaunan di depan leb fisika.
Bell istirahat pun berbunyi Satria langsung menuju kantin untuk membeli makan karna Satria sedari pagi memang tidak saratap karna sudah terlambat, semampai nya di kantin Satria memesan 1 mangkuk bakso dan es tehh, Satria yang terkenal dengan sosok introvert itu memilih bangku yg kosong untuk menyantap makanan nya,
"Woyy, sendiri mulu" ucap pandu temannya sejak SMP
"Ganggu aja loo" ketus Satriaa
" Ga bosen apa loo sendiri muluu Sat, nohh liat wilona sma temen temennya, cakep bangett njirrr, buruan deh loo sikat sebelum gua ambil semuanya" ucap Pandu dengan menatap sekelompok Siswi yg sedang berada tak jauh dari tempatnya duduknya.
"Ambil aja dah kloo loo mau mah, gua ga minat" ucap Satria. padahal dari sejak masuk SMA GARUDA Satria sudah suka bahkan naksir terhadap ketua osis tersebut.
Dan bell pulang pun berbunyi, Satria yang satu kelaspun dengan sosok Wilona berfikiran akan mengajaknya pulang bersama hari itu, dengan cepat cepat Satria menggendong tasnya dan berjalan menuju bangku di mana Wilona sedang merapikan buku buku nya.
" Lo pulang sma siapa hari inii will" ucap galang dengan berani
" Seperti biasa, nebeng sama Wati gue, kenapa? Lo mau ngajak guee balik bareng? Ucap wilona dengan muka muka cuek, sebenarnya wilona juga suka sma Satria karna menurut Wilona Satria merupakan laki laki yang mandiri dan bertanggung jawab,
" Tapi kasian Wati tauu dia klo nganterin loo kan ga sejalan, harus bolak balik, kalo sama gue kan sejalan will" ucap Satria dengan memasang muka melasnya"
*Cakep banget sih klo mukanya gtuu* di benak Wilona
" Gpp Wati gak keberatan kok" dahlah gue duluan kasian wati udah nungguin gue pastii,
Wilona berjalan menunggalkan Satriaa.
" Yahh gagal lagi, tpi gapapa tetap optimis ucap Satria dengan sedikit kecewaa.
Sebelum pulang ke rumah Satria terbih dahulu mampir ke sebuah warung kecil yg tak jauh dari SMA GARUDA di mana warung tersebut sudah menjadi langganan Satriaa Sejak awal masuk sekolah karena tempatnya asik buat nongkrong dan merokok, di sana banyak juga anak anak SMA GARUDA yang juga nongkrong di warung tersebut.
Setelah satria puas satria memacu si jeki untuk pulang, sesampai nya di rumah Satria langsung mandi dan setelah itu bersantai untuk memikirkan kehidupan nya kedepan, lama berfikir satria teringat dengan Wilonaa, diapun akan teruss berusaha untuk mengambil hatii Wilona walaupun sebenarnya Wilona sudah suka dengan Satria.
" Nanti malem adaa acara nggk lo will?" ucap Satria di subuah WhatsApp
Tak butuh waktu lama Wilona langsung menjawab chat dari Satriaa,
" Nggak sihh tapi gue mau ngerjain tugas matematika yang di kasih bu widia tadi siang"
"Yasudah nantik loo bawa bukunyaa kita kerjakan di cafee cendrawasih"
"Tapi loo mintain izin guee nanti yaaa sma mama guee"
"Okelahhh siap tuan putri, nantik gua jemput jam 7 yaaa, dengen memasang emot lucu kepada Wilona
*Aaaa lucu banget sih ni anakk
Wilona hanya menanggapi pesan terakhir yang dikirimkan Satria dengan sebuah stikerrr.
Seketika Satria langsung jungkir balik di kursi tempat dia duduk karna baru pertama kalinya Satria berhasil mengajak seorang yang dia sukai sejak pertama masuk Sekolah itu, Satria langsung bergegas mencari pakaian dan menyimpan semua yg di perlukan untuk pergi dengan Wilona nanti malam.