“Kami masuk” sebuah kalimat pendek yang membuat pria dan wanita yang ada di sebrang sana memperbesar volume alat komunikasi mereka, dan memfokuskan diri pada hal yang tertera di komputer masing masing.
Cuaca pagi yang sangat berangin, dingin hingga berkabut, membuat para penjaga membuka mulut mereka lebar lebar hanya untuk menguap. Tangannya yang sudah menggunakan sarung tangan tebal saling bergesekan, mengharapkan hangat yang lebih untuk setidaknya ditempelkan pada pipinya yang memerah dingin.
Di sana, sebuah mobil hitam mewah namun biasa digunakan sebagai mobil ‘kerja’ datang beriringan bersama mobil mobil lainnya. Sosok dengan jas hitas hitam dan kacamata bulat beningnya turun bersama banyak orang lain di sisi dan belakangnya. Membuat para penjaga gerbang mau tak mau melihat siapa ya