PART 95
“MUSE, KAU YAKIN?” tanya ibu saat aku sedang mengepak barang malam itu. Wanita setengah baya yang selalu bersama aku di setiap detik, menit, dan jam di hidup aku itu memegang salah satu kaus kesuakaan aku di pangkuannya. Dia terlihat rapuh, seperti akan kehilangan satu – satunya hal berharga di hidupnya. Dan dalam kata lain, dia memang akan mengalami hal itu. Ibu akan kehilangan aku. Tapi tidak dalam hidupnya, hanya dalam rumahnya ini. Aku menarik napas dan merasa bersalah karena sudah memutuskan untuk pindah bersama Angelo ke tempat yang baru.
Pada dasarnya, aku tahu pertanyaan asli dari inkuiri yang baru saja ibu lontarkan itu. Aku tahu apa yang sebenarnya ingin ibu katakan. Apa kau yakin? Bukan pertanyaan yang dia lontarkan untuk memastikan apakah aku yakin untuk pindah atau