Kini langit menjadi gelap karena waktu menunjukan malam hari, keenam orang tersebut kini tengah bersiap untuk menikmati kulineran tang berada di Bali tersebut. "Gue yang nyetir sinu Kal," ucap Riki menawarkan diri, laki-laki tersebut yang kini menekan tombol buka kunci pada mobil jelas terdiam sejenak sebelum akhirnya berkata, "Lu duduk manis saja di kursi penumpang, biar gue yang setir dan gue arahin ke tempat makanan enak disini."
"Yang halal loh, awas aja kalau enggak halal," cetus Heni.
Rekal mengacungkan jempolnya kepada gadis tersebut, mereka berempat memasuki mobil satu persatu sedangkan Anastasia hanya terdiam berdiri disamping kekasihnya, tak pikir lama Rekal membukakan pintu mobil untuk di naiki oleh kekasihnya tersebut. "Silahkan naik Nona cantik," ucap Rekal dengan lembut sam