Kedua insan tersebut kini telah sampai di area pantai tempat keempat yang lainnya berada, mereka berdua keluar dari mobil srtelah Eno menghentikan laju mobilnya. "Eno, terimakasih sudah nganterin kami," kata Anastasia dengan senyuman manis dibibirnya yang jelas membuat Rekal tidak suka akan hal tersebut.
Eno yang mengetahui raut wajah cemburu dari atasannya hanya menunduk hormat lalu menyahut, "Sama-sama Nona, sudah seharusnya saya mengantarkan Tuan dan Nona."
"Tuh Eno baik, kamu harus naikin gajinya dia," kata Anastasia membuat Rekal hanya terdiam saja, gadis tersebut jelas memperhatikan saja raut wajah kekasihnya. "Kal," panggil Anastasia.
Rekal mengkode melalui mata membuat Eno yang melihat jelas mengerti apa maksutnya. "Kalau gitu saya duluan ya Tuan, Nona," kata Eno dengan sopan m