Pada akhir minggu keenam, Gama mengirimkan pernyataan singkat kepada keluarga dekat dan beberapa orang yang sudah mengetahui rencana pertunangan. Isinya menyatakan bahwa acara ditunda sampai waktu yang belum ditentukan karena ada hal yang harus ia dan Dea bicarakan sebagai pasangan. Ia tidak menyalahkan Dea atau keluarga mana pun di depan orang lain.
Dea menyetujui kalimat itu. Ia meminta agar tidak ada yang memakai nama Giana sebagai alasan. Gama membalas bahwa ia tidak akan membagikan pengalaman pribadi Giana. Mereka menyampaikan pernyataan itu pada hari yang sama agar tak ada satu pihak yang lebih dulu membentuk cerita.
Farel mengonfirmasi kepada Gama bahwa notulen pertemuan tersimpan dan aksesnya terbatas pada pihak yang hadir. Gama tidak meminta dokumen itu diserahkan kepada perusahaan. Ia berkata jika kelak urusan bisnis lama dibuka, mereka akan membuat proses terpisah dengan izin yang jelas.
Diandra membaca pernyataan pertunangan dan bertanya apakah Gama ingin berbicara lagi tentang kecelakaan. Gama mengatakan belum sekarang. Ia tidak ingin menekan ibunya atau mengubah pengakuan Diandra tentang permintaan maaf menjadi kesimpulan. Ia ingin menunggu sampai ada cara memeriksa fakta dengan benar.
Giana mengetahui penundaan itu dari Aya, yang melihat pengumuman di grup kerja setelah Farel menyebut tidak akan ada lagi tugas terkait acara. Aya bertanya apakah kabar tersebut membuatnya merasa bertanggung jawab. Giana menjawab tidak. Keputusan Gama dan Dea adalah keputusan mereka; kontrak yang ia hentikan bukan alasan tunggal bagi semua persoalan mereka.
"Aku cuma lega kantor tidak diseret lagi untuk berpura-pura jadi keluarga," kata Giana.
Aya setuju. Mereka meninjau draf aturan layanan yang masih dibahas. Giana mengusulkan agar setiap kontrak menyebut nama orang yang memberi persetujuan, bukan hanya nama klien. Farel menerima catatan itu untuk dibawa ke rapat staf berikutnya.
Gama bertemu Dea sekali lagi untuk membahas batas komunikasi. Mereka setuju tidak mengumumkan tanggal baru dan tidak meminta keluarga menjadi perantara. Dea masih berharap hubungan mereka dapat diperbaiki, namun Gama mengatakan ia membutuhkan waktu tanpa janji yang menyesatkan. Dea menyetujuinya, meski ia tidak menyembunyikan kekecewaan.
Sebelum berpisah, Dea menyerahkan salinan digital dari pesan yang telah ditunjukkan dalam pertemuan, hanya bagian relevan tentang peran Giana dan tanggalnya. Gama menyimpan dokumen itu dengan izin dan tidak meneruskannya kepada orang lain. Pesan tersebut menguatkan bahwa Dea dan Naumi mengetahui penyamaran sebelum acara; bagian lain dari percakapan tetap tidak dibuka.
Farel bertanya apakah Gama merasa mendapat jawaban. Gama menjawab bahwa ia mendapat sebagian fakta dan mengerti alasan yang mereka berikan, tetapi itu bukan berarti ia harus puas. Ia tidak menemukan bukti yang menghubungkan Dea dengan sabotase mobil Geraldi. Perselisihan bisnis lama juga belum dijelaskan lengkap.
Pada akhir pekan, Giana menemani Rahma berbelanja kebutuhan rumah. Mereka pulang membawa sayur, obat, dan satu kantong camilan yang Gufta klaim dibeli untuk persediaan belajar. Giana membantu neneknya menyiapkan makan malam. Ia tidak menghubungi Gama dan tidak mencari tahu kabar Dea.
Pertunangan tak punya tanggal. Hubungan Gama dan Dea masih berada dalam jeda, bukan dalam penyelesaian. Sementara itu, keputusan Giana untuk tidak lagi memakai identitas orang lain tetap berdiri atas pilihannya sendiri.
Sebelum mengirim pengumuman, Gama menelepon Farel dan membacakan kalimat yang akan ia kirim. Farel menanyakan apakah Dea menyetujuinya. Gama menjawab iya. Farel menyarankan agar pesan tidak mengandung rincian yang dapat membuat orang mulai menebak-nebak soal keluarga. Gama memotong satu kalimat yang menyebut "alasan pribadi" dan menggantinya dengan "persoalan kepercayaan yang perlu kami selesaikan sendiri".
Diandra membaca salinan pengumuman sebelum dikirim ke kerabat. Ia tidak meminta Gama mengubahnya dan tidak bertanya apakah ini akibat pertengkaran mereka. Ia hanya mengatakan bahwa keputusan hubungan itu milik Gama dan Dea. Gama berkata ia belum memutuskan akhir hubungan, tetapi ia tidak akan berpura-pura masih ada rencana pernikahan yang berjalan.
Dea juga mengirim pesan kepada beberapa kerabat dekatnya. Ia menyatakan pertunangan ditunda, tanpa menyalahkan Gama atau ibunya. Naumi bertanya apakah ia ingin ditemani. Dea menjawab ia perlu waktu sendiri malam itu, lalu berjanji menelepon ibunya besok. Juardi tidak menambahkan penjelasan kepada orang lain.
Gama membaca pesan Dea yang mengonfirmasi bahwa kabar sudah disampaikan. Ia menyimpan notulen dan bukti pesan yang diizinkan di folder terbatas, dengan judul netral dan tanggal. Ia tidak meneruskannya ke Diandra atau bagian perusahaan. Dokumen itu hanya untuk mengingat apa yang dikatakan dalam rapat jika kelak ingatan mereka berbeda.
Farel menjelaskan ia siap menjadi saksi jika ada pertemuan lanjutan tentang urusan kerja sama lama, tetapi tidak akan mencari dokumen untuk Gama. Gama menyetujui. Mereka perlu meminta akses pada orang yang memang berwenang dan mengikuti prosedur, bukan menggunakan persahabatan sebagai jalan pintas.
Di sisi lain, Giana menolak tawaran Aya untuk membacakan pengumuman pertunangan. Ia tidak ingin menafsirkan setiap kata Gama sebagai pesan untuk dirinya. Ia sedang menyusun daftar klien baru dan membagi tugas akhir pekan dengan Farel. Saat Gufta mengirim foto papan tulis berisi soal, ia menjawab dengan petunjuk kecil, tidak menyelesaikan seluruh pekerjaan adiknya.
Malam itu, ia menerima pesan singkat dari Aya bahwa pengumuman penundaan sudah keluar. Giana membalas, "Makasih sudah memberi tahu. Aku tidak perlu detailnya." Aya mengerti dan tak mengirim tautan.
Pada awal minggu keenam, Farel menutup notulen rapat dengan tanda bahwa seluruh pihak telah membaca koreksi. Ia mencatat temuan terbatas: Dea dan Naumi mengetahui Giana bukan Aninta sebelum pertemuan keluarga; Juardi tidak memastikan kapan ia tahu; pesan yang diperlihatkan mendukung pengakuan Dea dan Naumi. Tidak ada kesimpulan tentang motif bisnis atau sabotase.
Gama membaca catatan itu sekali lagi. Ia merasa kecewa, tetapi kini tahu tepat pada bagian mana kepercayaannya retak. Hubungannya dengan Dea belum selesai, namun pertunangan berhenti secara terbuka. Tak ada tanggal yang dipakai untuk menutupi masalah, dan tak seorang pun dapat mengaku mereka tidak tahu ada kebohongan.