Kulihat kumpulan-kumpulan foto dan video yang ditampilkan dihadapan-ku.Ku minta seseorang untuk memutar satu video yang menampilkan pria dengan bunga mawar hitam ditangannya.
Lana,kita simpan kotak ini sampai anak kita dewasa ya? agar mereka tahu wajah kita saat muda. Aku dan kau akan terus bersama sampai akhir hayat, sampai maut memisahkan kita. Kau adalah jiwaku, jika kau pergi maka aku akan ikut bersamamu, teruslah tersenyum ya? jangan bersedih karena aku tidak suka. Teruslah bercahaya dan jangan meredup karena kau adalah cahayaku yang selalu menemani ku di setiap langkahku.
Ku lirik bayi laki-laki yang tertidur nyenyak dipangkuan seorang paruh baya kemudian, menangis.....
"Tidurlah dengan tenang" Ku lambaikan tanganku pada bayi laki-laki itu, dan akhirnya....
ctas
Seperti itulah Akhir seorang Lana Karenata meninggal dieksekusi oleh ibu mertuanya sendiri dan suaminya.
TBC
Cerita ini hanya karangan penulis dan tidak ada hubungan apapun dengan dunia nyata. Cerita ini juga tidak ada kaitannya dengan hal-hal yang menyangkut dengan hukum karena hanya imajinasi penulis. Jangan memasukan cerita ini ke hati.
Salam hangat dari penulis.
untuk tokoh utama di sini aku perkenalkan dulu, ya?
Lana Karenata, perempuan berusia 23 tahun yang menikah dengan CEO perusahaan ternama di kotanya. Berasal dari keluarga kurang harmonis.
Marvel Lamont, CEO diperusahaan besar, anak tunggal kaya raya. Dia berasal dari keluarga harmonis, mempunyai sikap lemah lembut, dan penyayang.