Waktu silih berganti, malam gelap kini digantikan cahaya sang fajar yang perlahan memanjat dari dasar hingga ke puncak takhtanya. Pagi ini langit cukup cerah walau banyak awan yang menutupi kebiruannya.
Semua barang-barang yang akan dibawa sudah dikemas dengan baik. Zachary dan Hans sudah rapi, hanya tinggal menunggu waktu sebelum mereka berangkat. Begitu pun Sera dan Siria juga Julian dan Redd. Hingga pada saat jarum jam menunjukkan pukul enam tepat, semuanya keluar dari kamarnya masing-masing. Kamar Zachary dan Sera yang kebetulan jaraknya dekat membuat mereka langsung bertemu ketika keluar dari kamar.
“Umm, apa kalian sudah melihat Julian dan Redd?” tanya Zachary.
“Belum melihat mereka sama sekali. Coba Saja kau ketuk pintunya, mana tahu mereka masih mengecek barangnya sebelum bera