Mereka bersenda gurau mengisi waktu di kala malam. Hangatnya api unggun menyertai tawa mereka. Di tengah situasi yang amat berbahaya dan menakutkan, selalu ada celah untuk diri merasakan bahagia. Kehilangan teman dan keluarga di hari sama setelah melihat banyak orang berjatuhan, bukan perkara mudah untuk menerima dan tetap kuat karenanya.
“Astaga, yang lainnya sudah tertidur. Mungkin aku harus beristirahat juga. Semoga ayah, ibu, dan Siria baik-baik saja di mana pun mereka,” batin Zachary.
Tak terasa waktu seperti berjalan dengan cepat. Hans. Julian dan Redd telah tertidur. Tanpa disadari pula Sera tertidur dalam pangkuan Zachary. Sesekali Zachary mengusap-usap kepala Sera hingga akhirnya ia tertidur pula dalam keadaan duduk memangku Sera.
-Path-
Hingga pagi pun tiba. Hujan lebat t