“Apakah mungkin ini semua perbuatan mereka?” tanya Hans.
“Jika ada yang dapat mengambil kandungan air dari dalam pohon itu mungkin saja. Karena pepohonan di sini kering dengan dedaunan yang masih ada di batangnya. Bukan kering sepenuhnya hingga tak memiliki daun sama sekali.”
“Kenapa kau tidak mengembalikan waktu pohon itu sampai kembali hijau?” Hans kembali bertanya.
Redd tidak menggubris pertanyaan Hans. Ia malah melihat dua buah batu yang dapat digunakan sebagai alas duduk. “Duduklah terlebih dahulu.”
Hans hanya mengikuti kata-kata Redd. Entah untuk apa Redd malah meminta untuk duduk padahal ia diberikan sebuah pertanyaan oleh Hans.
“Bagaimana jika kau saja yang menggunakan sihir airmu untuk memberikan pada pepohonan ini,” kata Redd.
“Perlu kau tahu jika atribut sihirku tidak sama