Aksara memuat novel & drama bertema dewasa (romansa, kekerasan). Dengan lanjut, kamu menyatakan berusia 17 tahun atau lebih.

oleh MontMello
Ketika tahu dirinya hamil, Andhara segera menemui Reino, pacarnya yang juga ayah dari calon bayinya untuk dimintai tanggung jawab.Pada saat itu, Reino hanya menatapnya lama."Kalau begitu gugurkan." Dia berkata tanpa berpikir. “Tapi Reino, seorang bayi itu karunia, biarpun bayi ada karena kesalahan, dia juga punya hak untuk hidup. Kamu nggak kasihan apa?” “Aku lebih kasihan sama diriku sendiri kalau harus punya anak sekarang. Andhara, kamu pikir menikah muda itu enak? Punya anak itu karunia? Bukan, itu beban! Kamu tahu berapa harga s**u? Pampers? Itu nggak cukup seratus dua ratus ribu. Belum lagi imunisasi dan yang lainnya kalau dia sakit. Aku masih mau senang-senang, Ra, mau menikmati masa mudaku. Nggak mau dibebani dengan hal-hal seperti itu!”Lima tahun kemudian, ketika bertemu dengan Andhara yang menggandeng seorang anak kecil yang lucu, Reino berlari mengejarnya. "Andhara, anak ini adalah milikku. Benar, kan?" "Bukan, anakmu sudah mati!" kemudian, Andhara menerima surat panggilan dari pengadilan tentang tuntutan hak asuh anak.****** Cerita ini masih proses revisi ya...
Karena kamu suka Romansa, mungkin kamu suka ini juga:
Romansa