Haiii,,namaku Sara Rania Adnan,biasa dipanggil Sara:)
Aku adalah anak dari Ibu pekerja keras bernama Dewi istri tercinta dari ayahku yakni pria paling tampan sedunia yang bernama Aditya Adnan,Seorang dokter disalah satu rumah sakit ternama disini:),Dan satu lagi,si paling menyebalkan didunia Dan akhirat,yup! kakaku Niko.
Pagi itu aku dan keluargaku tengah menyantao sarapan,seperti biasa ibuku yang cantik itu yang memasak,ditengah-menyantap makanan kami selalu menyempatkan diri untuk bercerita,karena hanya itu lah waktu yang kami miliki untuk berkomunikasi lebih lama karena mama dan papa sangat sibuk Dan hanya memiliki waktu sedikit dirumah,mereka menghabiskan hari-harinya ditempat kerja Dan kami yang sibuk di sekolah dan aktifitas kami yang lain.
"Hari ini kamu jadi les nari kan dek? Tanya mama sambil menyantap makananya.
"jadi dong,Aku udah exited banget ma!*...*.jawabku penuh semangat.
"nari apa sih? jaipong?" celetuk kakaku tersenyum menyebalkan.
"Enak aja!.ingin rasanya ku getok kepalanya pakai sendok,tapi mamaku menahanku.
"Lohh kan bagus Jaipong,tarian traditional loh itu,harusnya kamu juga belajar".Ucap ayahku bijak,Dan itu membuat Niko menjulurkan lidah dan tersenyum meledek.
"udah-udah cepet habisin makanan kalian ini udah mau telat" Ucap mama sembari buru-buru mengambil tasnya dan tidak lupa mencium kami satu-persatu.
"loh katanya mau nganter Aku" ucapku merengek.
"aduh sayang maafin mama ya,hari ini mama gak bisa karena ada ada meeting mendadak,lain kali deh mama janji!" ucapnya lalu pergi.
Lalu disusul papa yang juga bergegas pergi kerumah sakit karena sudah ada pasien yang menunggu.
Terpaksa aku harus berangkat dengan kakakku ya menyebalkan ini dengan motor besarnya yang membuatku maki sebaaaal.
"Nih helmnya" Ucap Niko sambil melepar helm kearahku dan langsung kutangkap.
"ihh nyebelin banget sih,kampir aja kena muka gue" ucapku kesal.Niko naik ke Motornya lalu menyalakanya sambil menggeberkan suarane Motornya dengan kencang sambil berkata "cepet naik,atau gue tinggal"
Dan itu membuatku semakin kesal namun kutahan sambil menutup telingaku,"BERISIIIKKK" jawabku.
---
Sesampainya disekolah Aku bertemu Maya sahabatku sejak kelas satu,oh iya saat ini aku kelas tiga SMA Dan sebentar lagi akan lulu,Aku dan Maya berencana untuk kuliah dikampus yang sama,karena kami satu jurusan yang sama.
"dah kak Niko..!!" ucap Maya sambil melambaikan tangan kepada kakaku,Niko membalasnya dengan lambaian tangan Dan senyuman menyebalkan seperti biasa.
"ihh apaan sih". kataku geli melihatnya.
"kakak lo ganteng banget yahh" Ucap Maya memujinya dengan ekspresi kagum yang menurutku sangat menggelikan.
"apanya yang ganteng coba?" tanyaku,lalu aku menarikna kekelas.
----
beberapa jam yang melelahkan akhirnya bel pulang pun berbunyi,Dan seperti biasa kakaku sudah menunggu didepan pintu gerbang sekolah,Karena hanpir setiap hari Niko yang menjemputku pulang,Dan seperti biasa gadis -gadia disekolahku semua menatap kearah kakaku kayaknya melihat pidadara yang turun dari kandange,ehh dari kayangan maksudnya"...".
Lalu aku buru-buru menaiki motornya dan cepat pulang karena aku sudah mulai mual melihat ekspresi bangga Dan senyum sok manisnya itu.
----
Disore harinya aku menepati janjiku untuk les menari,kali ini aku berangkat sendiri dan berjalan kakienuju studio karena jaraknya lumayan dekat dari rumahku,sesampainya disana aku benar - benar senang karena impianku selama ini akhirnya terwujid,sudah sejak lama aku menginginkan untuk belajar menari dan memiliki guru agak agar Aku bisa belajar dengan baik dan benar untuk mengembangkan hobi dan kemampuan menariku,Dan juga agar terhindar dari cedera yang tidak ku inginkan karena gerakan yang kurang tepat.
Dan setelan satu jam berlatih distudio,akupun harus pulang karena latihan telah selesai,sebenernya aku kurang puas,Aku ingin belajar lebih lama walau tadi sempat beberapa kali dimarahi oleh pelatihku dan lumayan melelahkan,tapi aku tetap senang dan tidak ingin cepat usai,rasanya tetap ingin ditempat itu dan menari sepuasku,tapi apadayaku hanya bisa mengikuti peraturan dari tempat itu karena lumayan ramai dan harus bergantian,dan menurutku itu wajar karena studio ini salah satu yang paling terkenal disini,dan setelah kumerapihkan tasku,akupun bergegas pulang.
Dan sesampainya didepan rumah alu tidak melihat mobil orangtuaku Dan itu tandanya mama dan papa belum pulang,hufft,,, Aku pun langsung masuk kerumah Dan melipir kekamarku,meletakan tasku lalu mandi,rasanya segar sekali setelah seharian aku mengeliarkan keringat,setelah mandi Dan berganti pakaian seperti biasa aku kekamar kakaku untuk menjahilinya,
pelan-pelan Aku berjalan menuju kamarnya takut Niko dengar lalu aku gagal mengagetkanya,Dan sampailah Aku didepan pintu Dan "DORRR!" teriaku sambil membukanya,bukanya kakaku yang terkejut tapi justru akulah yang terkejut karena malu,lalu aku buru-buru menutup pinyunya kembali dan lari sekencang-kencangnya menuju kamarku,terdengar suarane tawa kakaku yang menggelegar di dalam sana,Aku langsung menutup ointu kamarku Dan menutupi wajahku karena malu bukan keoalang,ternyata dikamarnya Niko sedang bersama temannya yang tadi sempat terkejut karena tingkah usilku,,arrrhgghh betapa malunya><.