Kau tidak hanya menghancurkan hati ku namun kau juga menghancurkan masa depan ku
Joong ki memarkirkan mobil ferari milik nya di pekarangan rumah. Semenjak istrinya di rawat dan di nyatakan koma joong ki jarang ada di rumah. Ia lebih banyak menghabiskan waktu nya di mension milik nya bersama kyo.
Joong ki melangkah kan kaki pajang nya menuju pintu masuk. Namun tiba tiba langkah nya terhenti saat seorang gadis berperawakan mungil berlari dan memeluk tubuh tegap joong ki. Yang membuat tubuh tegap joong hampir limbung jika tidak menahan nya.
" apa kau tau paman aku sangat merindukan mu " ujar gadis itu di sela sela pelukan nya.
Gadis itu tertawa renyah sebelum akhir nya melepaskan pelukan nya.
Ia menggandeng tangan kekar joong ki. Yang langsung di sambut oleh pria itu. Dan berjalan beriringan masuk ke dalam rumah.
" kapan kau ke sini ?? " seru joong ki bertanya.
" Dua hari yang lalu " tutur gadis mungil itu.
" Dengan siapa kau ke sini ?? " tanya joong ki lagi dengan mimik muka datar nya.
" sama abang lah " tutur gadis itu lagi sembari mengerucutkan bibir nya. Pasal nya ia memang selalu bertengkar dengan abang nya.
" Tumben .. " gumam joong ki .
Gadis itu hanya mengedikan bahu nya acuh. Kemudian menarik lengan kekar itu untuk duduk di kursi tepat nya di ruang keluarga. Disana terlihat sudah ada Tuan song dan ny song. Dan satu lagi seorang lelaki berparas tampan namun terlihat cute.
" Akhir nya kau pulang juga " ujar tuan song sembari memandang wajah putra nya dengan raut muka datar.
" Hmm.. " Joong ki hanya berdehem tak menjawab penuturan tuan song.
" Ada yang ingin aku bicarakan " ujar tuan song.
" Appa dan eoma mu akan pergi ke thailand untuk mengurus bisnis di sana makan nya appa menyuruh Yezi dan Jing yao tinggal di sini bersama mu agar bisa membantu mu untuk menjaga ji hyun " tutur tuan song.
Ya, gadis bertubuh mungil itu adalah ELEANOR LEE anak dari paman joong ki. Yang biasa di panggil Yezi oleh orang terdekat nya. Gadis yang baru saja berusia 17 tahun. Jadi tak heran jika ia bersikap manja pada joong ki. Apalagi Yezi adalah keponakan joong ki yang paling dekat dengan joong ki.

Sedangkan laki laki tampan yang duduk tepat di depan joong ki adalah DAI JING YAO. IYa baru genap berusia 19 tahun seumuran Kyo dan ji hyun.

" karna kami akan tinggal di sana dalam jangka waktu yang lama " lanjut tuan song.
" Ya aku paham apa maksud mu terima kasih masih memikir kan ku dan istriku " jawab joong ki dengan raut muka datar nya yang tak pernah lepas dari wajah tampan nya itu.
" kau tak perlu berterima kasih pada ku, ini sudah tugas ku sebagai seorang ayah " ujar tuan song." Aku ingin meminta maaf pada mu karna aku sudah menyuruh mu untuk menikah lagi " lanjut tuan song.
" Tak apa kau tak usah membahas nya " ujar joong ki dingin.
" Tapi aku harap setelah kepulangan ku dan eoma mu dari thailand kau mau memikirkan nya kembali " tutur tuan song.
" Bahkan aku sudah memikirkan nya " ujar joong ki datar.
" Bagus kalau begitu " ujar tuan song.
" aku akan menikahi gadis itu.. putri dari sahabat mu .." seru joong ki masih dengan nada dingin nya.
" Jika perlu hari ini juga tak jadi masalah agar kau bisa menjadi saksi nya " lanjut joong ki.
Sedangkan Tuan song dan ny song sempat terperangah dengan penuturan joong ki. Pasal nya sebelum nya joong ki sangat menentang keras permintaan appa nya itu. Namun sekarang di saat kondisi istri nya terbaring di rumah sakit joong ki malah menyetujui permintaan appa nya. Yang bahkan appa nya pun tak berniat untuk memaksakan kehendak nya jika itu tidak membuat putra nya bahagia.
Sedangkan Yezi dan Jing yao hanya diam tak ikut bicara. Namun mereka berdua juga sudah mengetahui semua nya dari cerita ny song. Dari kejadian joong ki di suruh menikah lagi dengan putri sahabat tuan song. Dan sampai min young tertidur di ranjang rumah sakit. Jadi mereka tak begitu terkejut dengan pemandangan di depan nya.
" apa kau sudah memikirkan nya joong ki " ny song memastikan.
" Ya " singkat joong ki.
" eoma takut kau akan menyesali keputusan mu " ujar ny song.
" keluar kan aku dari sini "
Sekelbat bayangan wajah kyo menepi di kepala joong ki. Wajah cantik yang terdapat darah di bagian dahi dan pipi nya. Tatapan sayu seakan putus asa harus berkata apa lagi. Kata itu mampu membuat hati joong ki sedikit tergoyah. Senyum manis yang menghiasi wajah cantik yang terlihat pucat itu. Walau pun ia tau senyum yang menyimpan banyak luka.
" Tidak akan " yakin joong ki.
" baik lah aku senang kau mau mendengarkan permintaan ku tapi aku harap kau tidak akan menyesali keputusan mu walau bagaimana pun aku ingin yang terbaik untuk putra putra ku " tutur tuan song bijaksana tak mengikuti ego nya lagi.
"aku melakukan semua ini bukan karna permintaan konyol mu itu tapi karan istri ku" ujar joong ki dingin.
" Ya terserah kau saja " seru tuan song.
Terlihat jelas sorot bahagia dari mata tuan song. Ia berharap tidak akan ada kejadian yang nanti nya membuat keluarga song terpecah belah. Karna pernikahan joong ki dan putri dari sahabat nya itu. Akhir nya ia mampu membalas jasa sahabat nya itu.
" Dimana gadis itu ?? " seru ny song.
" Di mension Dia tinggal di sana " tutur joong ki.
" kenapa kau tak membawa nya kemari ?? " tanya tuan song.
" Aku tidak berniat membawa nya kemari biarkan saja dia di sana " tutur joong ki.
" kenapa ?? " tanya ny song.
" Tak apa " singkat joong ki." baik lah jika tidak ada yang ingin di bicara kan lagi aku ke kamar dulu " lanjut joong ki.
" istirahat lah aku tau kau cape " ujar tuan song.
tak ada jawaban joongki langsung melenggang pergi setelah bangkit dari duduk nya.
..
Terik dan panas nya sinar matahari tak membuat ji hyun berhenti mencari keberadaan kyo. Ia tetap menanyakan kyo pada setiap orang yang berlalu lalang. Dengan memperlihatkan fto kyo ia berusaha sebisa mungkin.
Tak berbeda jauh dari ji hyn rupa nya kyro dan Dan Yi pun melakukan hal yang sama.
Dan Yi lelaki berparas tampan itu tak henti henti nya menanyakan kepada setiap orang yang lewat. Begitu pun dengan kyro ia melakukan hal yang sama.
" bagaimana ??" Seru ji hyun bertanya setelah mereka bertemu kembali.
Dan Yi menggeleng begitu pun dengan kyro. Yang membuat tubuh ji hyun melemas mendengar nya.
" Tidak ada yang mengenal kyo aku sudah menanyakan kepada setiap orang " ujar kyro menjelaskan.
" sekali nya ada orang yang kenal kyo tapi orang itu berkata melihat nya satu minggu yang lalu " timpal Dan yi.
ji hyun menghela nafas panjang mendengar penuturan mereka.
" aunty eoma "
" hiss.. imana eoma aunty "
" hiss.. his..his.. "
Sekelbat bayangan memenuhi otak nya. Tangisan dari bibir mungil itu membuat ji hyun tak kuasa menahan air mata nya. Ia sangat merindukan ibu nya. Orang yang telah mengurus nya.
Seketika cairan bening memenuhi pipi cubby ji hyun. Ia bingung harus bagaimana lagi. Apa yang harus ia katakan pada min jun. Apa iya harus berbohong lagi. Ahh rasa nya tidak mungkin ia tidak tega jiga harus selalu berbohong pada anak kecil itu.
" sudah kau tak perlu menangis " ujar kyro.
" kita berusaha lagi " timpal Dan Yi.
ji hyun mengangguk mengiyakan ucapan mereka. Mereka pun melangkah kan kaki nya kembali. Namun seketika langkah ji hyun terhenti. Saat sebuah panggilan masuk dari ipond nya terdengar di telinganya. Ia merogoh tas yang ia bawa untuk mengambil benda pipih berbentuh segi panjang itu.
Tertera nama, Do Kyung So 📞
Dengan enggan ji hyunmengangkat telpon itu.
" Hallo "
" kau dimana ?? "
" aku sedang mencari kyo "
" dengan siapa ?? "
" Bersama teman ku "
"Cewek cowok ?? "
"untuk apa kau bertanya ? "
" pulang sekarang " . kyung so seolah tau tanpa ia mendapat jawaban dari ji hyun yang membuat kyung so berbicara dengan nada memerintah tanpa terbantahkan.
" tidak usah mengurusi ku lebih baik kau urus saja wanita mu itu " ucap ji hyun serkitis.
"oh baiklah itu mau mu " ucap kyung so sinis.
karna tak ingin ambil pusing ji hyun mematikan sambungan telpon nya.
" kenapa ?? " tanya Dan yi.
" tidak apa apa lebih baik kita lanjut mencari kyo " jawab ji hyun Yang di beri anggukan oleh kyro.
Sedangkan di tempat lain joong ki tengah menatap pantulan wajah nya di depan cermin. Sebuah bayangan wajah cantik nan mulus milik kyo selalu memenuhi pikiran nya. Tidak.. ia tidak mungkin mencintai wanita lain selain istri nya. Ia hanya iba pada gadis itu karna telah merenggut kesucian nya.
Bahkan ia membenci gadis itu. Jika bukan karna nya mungkin ayah nya tidak akan menyuruh nya menikah lagi. Dan istri yang sangat ia sayangi tidak akan mungkin berada di rumah sakit. Dan yang pasti permintaan terakhir istri nya yang semakin membuat joong ki membenci gadis itu. Bahkan ia pantas mendapat kan penderitaan itu, sisi lain dari joong ki berkata.
Pikiran joong ki melayang jauh menerawang kejadian tadi malam. Dimana ia melakukan nya pada gadis itu. Ahh kenapa ia bisa segila ini pada gadis itu. Padahal pada istri nya sendiri ia tak pernah melakukan nya dengan penuh gairah.
Joong ki membuka pintu kamar. Ia melangkah maju ke arah ranjang berukuran size. Gadis itu telah tertidur pulas. Ia memandangi wajah teduh kyo. Tersirat banyak kepedihan dan kesakitan di dalam wajah polos nya. Bahkan ialah yang menjadi penyebab kesakitan itu. Sungguh ini semua bukan ingin nya. Tapi keadaan lah dan emosi yang memenuhi pikiran joong ki.
Bahkan seribu kata maaf pun tidak akan pernah pantas untuk menebus kesalahan nya pada gadis itu. Pikir nya.
Joong ki menaiki ranjang merengkuh gadis mungil itu. Mengelus pipi tirus nya. Mata elang joong ki seketika tertuju pada bibir pucat gadis itu. Bibir yang selalu membuat joong ki kecanduan selama seminggu ini. Bibir yang selalu memuas kan birahi nya. Perlahan joong ki mengelus bibir pucat itu.
Bahkan di saat sang pemilik bibir itu terpejam. Ia masih saja tergoda untuk mencumbu nya, memberi kepuasan.
Secara perlahan ia mendekat kan bibir tebal nya pada bibir tipis milik kyo. Ia mengulum, menjilat bahkan menyusupkan lidah nya pada bibir kyo. Manis itu lah yang ia rasa kan.
Ahh sial.. gadis itu mampu membuat joong ki di mabuk kepayang untuk mencumbu nya. Ia mengurungkan niat nya untuk melakukan lebih. Namun saat joong ki akan menjauhkan bibir nya pada bibir ranum itu. Gadis itu.. ohh tidak.. ia membalas nya membalas ciuman joong ki. Dengan mata terpejam seperti yang sedang menikmati. Ahh.. gila ini kali pertama nya gadis ini membalas ciuman nya. Sebelum sebelum nya kyo selalu mengatup rapat kan bibir ny.
Joong ki semakin gencar melakukan aksi nya. Tubuh kekar nya menindihi tubuh mungil yang terlelap dalam tidur nya. Tangan nya pun tak tinggal diam. Ia mulai meremas gundukan kenyal itu. Dengan bibir yang masih saling berpagutan. Gadis itu masih terpejam mungkin dia tak sadar melakukan nya. sebelum akhirnya joongki menghentikan aktifitas nya dan memilih mensejajarkan tubuh nya dengan tubuh kyo. Memeluk pinggang ramping itu penuh sayang. Mencium pipi kyo yang terdapat luka. Kedua mata kyo juga tak lupa iya cium berharap agar tak mengeluarkan air mata nya lagi. Dan yang terakhir ia mencium bibir pucat itu sekilas.
..
Joong ki menonjok pantulan diri nya di dalam cermin saat mengingat kejadian yang menurut nya gila. Darah keluar dari tangan nya Namun tak ia rasakan. Apa yang ia lakukan ?? Ia telah menghianati istri nya !! Ia telah mengecewakan nya .. sungguh.
Joong ki semakin mengerat kan kepalan tangan nya sampai buku buku jari joong ki terlihat. Darah pun semakin banyak mengalir dari tangan joong ki. Ahhh ia sungguh bodoh.. benar benar bodoh... bahkan ia selalu menikmati nya. Dan akhir akhir ini gadis itu telah menyita waktu dan pikiran nya. Bahakan ia tak pernah lagi menjenguk istri nya di rumah sakit. Hanya karna ingin melihat gadis itu. Hanya karna ingin melakukan nya. Sungguh gila.. tapi itu benar adanya.