Gangguan Makhluk Halus
NYARIS sepenggal hari, Ray tak mampu berkonsentrasi penuh baik ketika ia tengah berada di dalam kelas mengikuti perkuliahan, maupun setelah berada di counter. Ia pun mendadak malas melayani pengunjung yang hendak memperbaiki HP. Bahkan, ia mengalihkannya pada Dirga. Sementara ketika banyak pengunjung dan ingin cepat mendapat pelayanan yang baik, Ray tampak cuek. Dani sempat heran melihat sikap Ray yang tak biasa.
“Kamu sakit, Ray?” tanya Dani.
Ray menggeleng. “Nggak, Dan.”
“Kamu ada masalah?” Dani menatap sahabatnya. “Jikalau ada masalah yang membebani pikiranmu, bicaralah padaku atau Dirga dan Fian, kita kan sudah lama bersahabat. Keluarkan uneg-unegmu. Meski biasanya kamu yang suka beri solusi… tapi jika tiba-tiba kamu dalam kondisi nggak mampu memecahkan masal